Prioritastv.com, Kota Metro, Lampung – Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, meminta agar rencana pelaksanaan Dana Kelurahan pada 2026 benar-benar terakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Metro 2027. Menurut dia, program tersebut harus menjadi instrumen nyata untuk memperbaiki kualitas hidup warga.
Permintaan itu disampaikan Ria saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Metro Pusat di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Kamis, 29 Januari 2026.
Dalam forum tersebut, pemerintah kecamatan memaparkan rencana pemanfaatan dana kelurahan senilai Rp1 miliar yang akan dibagi untuk lima kelurahan di Metro Pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ria menilai, alokasi anggaran tersebut perlu diarahkan pada persoalan mendasar yang masih dihadapi warga, terutama terkait drainase dan infrastruktur lingkungan.
“Masalah genangan dan akses lingkungan masih menjadi keluhan utama. Ini harus menjadi prioritas,” kata Ria.
Selain infrastruktur, ia juga menekankan pentingnya penguatan sarana kesehatan dan kegiatan ekonomi warga. Menurut dia, pembangunan tidak boleh berhenti pada proyek fisik, tetapi harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ria mengingatkan agar perencanaan pembangunan tidak bersifat administratif semata. Seluruh program, kata dia, harus disusun berdasarkan kebutuhan riil warga dan disesuaikan dengan kapasitas fiskal daerah.
“DPRD akan mengawal agar usulan ini tidak berhenti di forum musrenbang, tetapi benar-benar masuk dalam dokumen perencanaan dan bisa direalisasikan,” ujarnya.
Ia juga mendorong adanya sinkronisasi antara pemerintah kelurahan, kecamatan, dan pemerintah kota. Tanpa koordinasi yang kuat, Ria menilai, banyak program berpotensi tidak berjalan optimal.
“Perencanaan harus sejalan dari bawah sampai ke tingkat kota,” kata dia.
Hasil Musrenbang Kecamatan Metro Pusat selanjutnya akan dibahas dalam forum perencanaan tingkat kota sebelum ditetapkan sebagai bagian dari kebijakan pembangunan Kota Metro 2027.
Pada 2026, dana kelurahan di Metro Pusat diprioritaskan untuk pembangunan dan rehabilitasi drainase di 18 titik, pembangunan corblok di tujuh titik, rehabilitasi dua posyandu, serta perbaikan sarana ekonomi dan sosial budaya. (*)
Raditya adalah Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kota Metro Lampung.







