Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Polisi memastikan bahwa jenazah yang ditemukan mengapung di aliran sungai Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Minggu (1/2/2026) adalah Mbah Kaliman (82), pensiunan guru yang dilaporkan hilang sejak 19 Januari 2026.
Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugiyanto, mengatakan identifikasi dilakukan melalui pencocokan ciri fisik, pakaian terakhir, serta pengenalan oleh keluarga korban.
“Hasil identifikasi memastikan jasad yang ditemukan adalah Mbah Kaliman. Keluarga juga telah mengonfirmasi identitas tersebut,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jenazah korban ditemukan oleh warga bernama Junaidi sekitar pukul 12.00 WIB saat mencari cacing sutra di sungai. Posisi korban telungkup di tepi aliran sungai.
Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab kematian.
“Pihak keluarga telah menerima hasil identifikasi dan jenazah Mbah Kaliman rencananya akan diserahkan untuk dimakamkan,” tegasnya.
Sebelumnya, warga digegerkan temuan sosok mayat di area belakang pabrik tahu Gading Tahu, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Minggu 1 Februari 2026, sore.
Jenazah itu dikaitkan dengan seorang warga lanjut usia pensiunan guru bernama Kaliman (82) atau yang dikenal dengan sapaan Mbah Kaliman, warga Pekon Gadingrejo.
Kabar ditemukannya jenazah yang dikaitkan dengan sosok Mbah Kaliman menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan warga Gadingrejo.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap salah seorang warga.
Mbah Kaliman yang dikenal baik oleh masyarakat sekitar dilaporkan hilang sejak Senin (19/1/2026) setelah berpamitan kepada keluarga untuk pergi berkebun di wilayah Pekon Gadingrejo Timur. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Dalam proses pencarian, warga dan aparat sempat menemukan beberapa barang milik korban, seperti cangkul dan arit, di area kebun. Namun korban tidak berada di lokasi tersebut, sehingga pencarian diperluas. (*)










