Prioritastv.com, Lampung – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Lampung menghentikan operasi pencarian terhadap Ibnu Wafit Alfarobi (18), remaja asal Pekon Gunung Megang, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, yang dilaporkan hilang sejak 27 Januari 2026.
Dantim Pos SAR Tanggamus, Dedi Pranata, menjelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan setelah upaya pencarian dilaksanakan secara maksimal oleh seluruh unsur SAR gabungan dengan berbagai metode, baik melalui penyisiran darat maupun aliran sungai, namun hingga hari keempat korban belum ditemukan.
“Selama empat hari pencarian, tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran secara intensif di sejumlah titik, baik di darat maupun di aliran sungai. Namun sampai operasi SAR ditutup, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” kata Dedi Pranata, Senin 2 Februari 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dedi menyebut, korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga karena tidak kunjung kembali ke rumah. Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, korban diduga terakhir berada di sekitar aliran sungai yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggalnya.
“Informasi dari keluarga menyebutkan korban terakhir terlihat di sekitar sungai. Dari keterangan tersebut, tim SAR langsung melakukan koordinasi dan menentukan area pencarian awal,” kata Dedi.
Dijelaskan, Operasi pencarian mulai dilaksanakan sejak Kamis (29/1/2026) dengan melibatkan tim SAR gabungan. Personel dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir aliran sungai, area persawahan, perkebunan warga, serta wilayah daratan di sekitar lokasi kejadian.
“Pada hari kedua dan ketiga, area pencarian kami perluas hingga beberapa kilometer dari titik awal. Kami juga melibatkan anjing pelacak K9 untuk membantu pencarian, namun hasilnya masih nihil,” ujarnya.
Setelah dilakukan evaluasi bersama dan mempertimbangkan masukan dari seluruh unsur yang terlibat, pihak keluarga korban secara resmi meminta agar operasi SAR dihentikan. Permintaan tersebut disampaikan setelah pencarian dinilai telah dilakukan secara maksimal.
“Menindaklanjuti permintaan tersebut, Basarnas Lampung menyatakan operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dukungan selama proses pencarian,” tandasnya.
Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini meliputi Tim Rescue Pos SAR Tanggamus, Unit K9 Ditsamapta Polda Lampung, BPBD Kabupaten Tanggamus, TNI-Polri, aparat pekon, serta masyarakat dan keluarga korban. (*)










