Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Tanggamus, Kompol Fredy Aprisa Putra memimpin langsung apel pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan penegakan disiplin (Gaktiplin) personel Polres Tanggamus, Kamis 5 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Mako Polres Tanggamus.
Penegakan disiplin ini tidak hanya bersifat seremonial, namun diisi dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap sikap tampang, kerapian seragam, kelengkapan identitas diri, hingga surat-surat dan kendaraan dinas yang digunakan personel.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa personel tidak membawa kelengkapan identitas diri dengan alasan tertinggal di ruangan, sehingga dipersilakan mengambilnya untuk dilakukan pemeriksaan ulang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakapolres Tanggamus Kompol Fredy Aprisa Putra menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya disiplin di lingkungan internal Polri.
Menurutnya, profesionalisme anggota tidak hanya dinilai dari pelaksanaan tugas, tetapi juga dari penampilan dan kelengkapan administrasi.
“Kedisiplinan bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi juga terlihat dari sikap tampang, kerapian seragam, identitas diri yang lengkap serta surat kendaraan yang digunakan,” tegas Kompol Fredy.
Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan seluruh personel agar selalu menjaga kebersihan lingkungan Mako Polres Tanggamus sebagai cerminan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kebersihan mencerminkan kedisiplinan dan perilaku profesional seorang anggota Polri di mata masyarakat,” tambahnya.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kompol Fredy turut menekankan kepada personel Satuan Reserse Kriminal agar selalu mengenakan pin reserse saat melaksanakan tugas di lapangan.
“Hal ini dimaksudkan untuk mempertegas peran kepolisian serta membedakan petugas dengan masyarakat sipil di tengah dinamika tugas kepolisian modern,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Wakapolres juga mengajak seluruh personel Polres Tanggamus untuk meningkatkan ibadah di tengah kesibukan tugas kepolisian. “Ibadah adalah bentuk keseimbangan kehidupan profesional dan keagamaan,” tandasnya. (*)










