Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Sopir truk yang terlibat dalam peristiwa tabrak lari di ruas Jalan Bandung Baru–Adiluwih, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Jumat 6 Februari 2026, diminta menunjukkan tanggung jawab moral dan kemanusiaan.
Pasalnya, insiden tersebut mengakibatkan seorang siswa sekolah dasar mengalami luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.15 WIB di jalan penghubung Pringsewu–Lampung Tengah, tepatnya di wilayah Pekon Bandung Baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban diketahui bernama Aufa Arsyad Nur Sya’ban (11), siswa kelas V SD Negeri 3 Bandung Baru. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Husada untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, kendaraan yang diduga terlibat adalah truk bak berwarna kuning yang melaju dari arah Sukoharjo menuju Kalirejo.
“Truk bak warna kuning itu melintas dari arah Sukoharjo ke Kalirejo. Setelah menabrak korban, kendaraan tersebut tidak berhenti dan langsung melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang saksi.
Kepala Pekon Bandung Baru, Selamat Riyadi, membenarkan adanya peristiwa tabrak lari yang menimpa salah satu warganya. Ia mengaku prihatin atas kejadian tersebut, terlebih korban masih berusia anak-anak dan tengah menempuh pendidikan dasar.
Menurutnya, pengemudi kendaraan yang terlibat seharusnya menunjukkan sikap bertanggung jawab dan profesional, terutama dengan memperhatikan keselamatan serta pemulihan korban.
“Korban masih anak sekolah dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Kami berharap ada kepedulian dan tanggung jawab, khususnya terkait biaya pengobatan dan pemulihan korban,” kata Selamat Riyadi.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan bertonase besar, agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur yang padat aktivitas warga, terutama di kawasan permukiman dan lingkungan sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Husada. Pihak keluarga berharap pengemudi truk yang terlibat dapat segera menunjukkan tanggung jawab atas insiden tersebut. (*)









