Akses Pendidikan dan Warga Terputus, Kakon Banjar Agung Ilir Harap Bantuan Pemkab Tanggamus Usai Jembatan Gantung Putus

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat melintasi jembatan gantung Jati Agung, Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus yang rusak usai dilintasi angkutan umum, Senin 9 Februari 2026 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Polisi saat melintasi jembatan gantung Jati Agung, Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus yang rusak usai dilintasi angkutan umum, Senin 9 Februari 2026 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Jembatan gantung yang menjadi akses utama masyarakat Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, putus setelah dilintasi kendaraan angkutan umum dan menyebabkan kendaraan tersebut tercebur ke sungai. Akibat kejadian tersebut, akses vital warga terputus dan aktivitas masyarakat terganggu.

Jembatan gantung tersebut selama ini digunakan warga sebagai penghubung utama untuk berbagai keperluan, mulai dari akses pendidikan, kegiatan ekonomi, hingga pelayanan kesehatan.

Putusnya jembatan membuat warga harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko, bahkan sebagian aktivitas terpaksa dihentikan sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pekon Banjar Agung Ilir, Pugung, Sahrawi, menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Tanggamus dapat segera memberikan bantuan dan solusi konkret atas peristiwa tersebut. Menurutnya, jembatan gantung memiliki peran strategis bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

“Jembatan ini merupakan akses utama warga. Setelah putus, dampaknya sangat terasa, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang setiap hari harus ke kebun atau berdagang,” ujar Sahrawi kepada media, Kamis 12 Februari 2026.

Ia menjelaskan, akibat putusnya jembatan, proses belajar mengajar siswa sekolah dasar terganggu karena kesulitan menyeberang sungai. Selain itu, aktivitas ekonomi warga juga terhambat karena akses distribusi hasil kebun tidak dapat berjalan normal.

“Sudah dua hari ini anak-anak sekolah kesulitan berangkat. Warga juga terganggu aktivitasnya, baik untuk bekerja maupun keperluan lainnya,” tegasnya.

Sahrawi menambahkan, masyarakat Pekon Banjar Agung Ilir saat ini berinisiatif melakukan perbaikan jembatan secara swadaya demi memulihkan akses sementara.

Meski demikian, ia berharap pemerintah daerah dapat hadir memberikan dukungan, baik dalam bentuk bantuan material maupun teknis.

“Kami siap bergotong royong. Harapannya ada perhatian dan bantuan dari Pemkab Tanggamus agar perbaikan bisa segera dilakukan dan jembatan kembali dapat digunakan dengan aman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanggamus, Belli Pahlupi, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Pekon Banjar Agung Ilir terkait penanganan jembatan tersebut.

“Tadi pagi kami sudah berkoordinasi. Kesimpulannya, mulai besok akan dilakukan penanganan awal secara bersama. Dari PUPR, kami menyiapkan derek atau takel besar dengan kapasitas sekitar lima ton untuk membantu proses perbaikan,” kata Belli saat dikonfirmasi.

Masyarakat berharap penanganan jembatan gantung tersebut dapat segera terealisasi agar aktivitas warga kembali normal dan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. (*)

Berita Terkait

Viral! Pura-Pura Salat, Pria Ini Guling-Guling Curi Kotak Amal Masjid
Melalui Restorative Justice, Petani Korban Pencurian Ayam di Wonosobo Tanggamus Maafkan Dua Remaja asal BNS
Bupati Pringsewu Sambut Bantuan Atensi Kemensos Senilai Rp1 Miliar untuk 1000 Penerima Manfaat
Takut Ditembak di Tempat, Dua Pelaku Begal Viral di Lampung Timur Serahkan Diri ke Polisi
Wabup Pringsewu Pimpin Rapat Persiapan Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026
Ini Fasilitas Lengkap RSUD KH Muhammad Thohir Krui yang Diresmikan Presiden Prabowo
Waspada! Pelaku Curanmor Modus Lowongan Kerja di Lampung Sudah 5 Kali Beraksi, Korban Awalnya Dijanjikan Pekerjaan
Polisi Kawal Penataan Pedagang Pasar Gisting, Relokasi ke Dalam Pasar Berjalan Kondusif

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:23 WIB

Viral! Pura-Pura Salat, Pria Ini Guling-Guling Curi Kotak Amal Masjid

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:04 WIB

Melalui Restorative Justice, Petani Korban Pencurian Ayam di Wonosobo Tanggamus Maafkan Dua Remaja asal BNS

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WIB

Bupati Pringsewu Sambut Bantuan Atensi Kemensos Senilai Rp1 Miliar untuk 1000 Penerima Manfaat

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:17 WIB

Takut Ditembak di Tempat, Dua Pelaku Begal Viral di Lampung Timur Serahkan Diri ke Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:33 WIB

Wabup Pringsewu Pimpin Rapat Persiapan Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026

Berita Terbaru