Prioritastv.com, Lampung – Suasana dramatis terjadi saat Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Utara melakukan penangkapan komplotan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Kotabumi. Aksi baku tembak tidak terelakkan ketika dua pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata api.
Penangkapan berlangsung pada Senin (9/2/2026) di wilayah Desa Wonogiri, Kelurahan Kepala Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara. Tim yang sudah mengantongi identitas dan lokasi persembunyian pelaku langsung menuju target setelah serangkaian penyelidikan.
Salah satu pelaku yang berhasil diringkus adalah Joni Idwar, warga Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Joni diketahui merupakan anggota komplotan curanmor lintas kecamatan yang telah beraksi di lebih dari 20 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah Lampung Utara. Aksi mereka menyasar halaman rumah warga, parkiran pertokoan, hingga rumah ibadah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat petugas melakukan penyergapan, Joni bersama satu rekannya justru melakukan perlawanan. Keduanya melepaskan tembakan sebanyak dua kali ke arah aparat. Satu peluru bahkan mengenai kap mobil dinas polisi.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Kristofel, membenarkan adanya aksi baku tembak tersebut.
“Ketika petugas mendatangi lokasi, para pelaku langsung menembaki anggota. Karena membahayakan keselamatan, kami mengambil tindakan tegas dan terukur hingga mengenai salah satu pelaku,” kata AKP Ivan, Jumat 12 Februari 2026.
Tembakan balasan polisi mengenai kedua kaki Joni. Pelaku kemudian berhasil dilumpuhkan, diamankan, dan langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan medis sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, beberapa butir amunisi dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku.
Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke area perkebunan dan hingga kini masih dalam pengejaran.
“Pelaku masih satu komplotan. Kami terus melakukan pengejaran terhadap rekan Joni yang kabur. Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika mengetahui keberadaannya,” imbaunya.
Ditambahkannya, hingga kini, total 18 laporan polisi berkaitan dengan komplotan ini sudah masuk dan lebih dari 20 TKP teridentifikasi dalam pendalaman kasus.
“Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Lampung Utara dalam menindak pelaku curanmor yang meresahkan masyarakat,” tandasnya. (*)









