Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 TNI AU Mendarat di Tol Lampung

Uji coba pertama di Indonesia ini menjadi bagian penguatan sistem pertahanan dan kesiapsiagaan nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat tempur F-16 TNI AU saat menguji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Trans Sumatera. Provinsi Lampung, Rabu 11 Februari 2026 | Dok. TNI AU.

Pesawat tempur F-16 TNI AU saat menguji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Trans Sumatera. Provinsi Lampung, Rabu 11 Februari 2026 | Dok. TNI AU.

Prioritastv.com, Lampung – Angkatan Udara (AU) melaksanakan uji coba pendaratan pesawat tempur di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Lampung, Rabu (11/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, dua pesawat tempur jenis Super Tucano dan F-16 berhasil mendarat dan lepas landas dengan aman.

Uji coba ini menjadi yang pertama kali dilakukan di Indonesia, dengan memanfaatkan jalan tol sebagai lokasi pendaratan pesawat tempur.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Marskal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto bersama jajaran Kementerian Pertahanan, TNI AU, serta Kementerian Pekerjaan Umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Donny mengatakan, uji coba ini merupakan bagian dari upaya penguatan sistem pertahanan negara, khususnya dalam menyiapkan infrastruktur sipil agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pertahanan pada situasi darurat.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Ulu Belu Tanggamus

“Ini adalah uji coba pertama pendaratan pesawat tempur di jalan tol, dan alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar sesuai rencana,” ujar Donny dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan, dua pesawat tempur yang diuji memiliki karakteristik berbeda. Super Tucano merupakan pesawat turboprop yang digunakan untuk patroli udara, pengintaian, serta dukungan udara jarak dekat.

Sementara F-16 adalah pesawat tempur supersonik yang berperan sebagai kekuatan utama pertahanan udara nasional.

Menurut Donny, pemanfaatan jalan tol sebagai landasan darurat merupakan bagian dari konsep sistem pertahanan semesta. Dalam konsep tersebut, seluruh elemen bangsa, termasuk infrastruktur sipil, dilibatkan untuk mendukung pertahanan negara.

“Jalan tol disiapkan sebagai alternatif landasan pacu apabila pangkalan udara tidak dapat digunakan. Ini bukan sekadar atraksi, tetapi bagian dari perencanaan strategis pertahanan,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Pattimura Metro Utara: Ketika "Lampu Terang, Jalan Mulus" Terbentur Bola Liar Kepentingan

Ke depan, Kementerian Pertahanan telah menyiapkan peta jalan agar sejumlah ruas jalan tol dan jalan nasional di berbagai wilayah Indonesia dapat dirancang memenuhi spesifikasi teknis sebagai landasan darurat pesawat tempur.

Donny menambahkan, konsep ini penting untuk menjaga kesiapsiagaan pertahanan, terutama di wilayah kepulauan.

Dengan banyaknya opsi pendaratan alternatif, operasional pesawat tempur diharapkan tetap berjalan meski pangkalan utama mengalami gangguan.

Ia juga mengapresiasi kemampuan para penerbang TNI AU yang mampu mendaratkan pesawat tempur di ruas tol dengan lebar terbatas. Menurutnya, pendaratan di jalan tol memiliki tingkat risiko lebih tinggi dibandingkan di pangkalan udara.

“Lebar jalan tol sekitar 24 meter, jauh lebih sempit dibandingkan runway bandara. Namun, penerbang TNI AU telah terlatih untuk kondisi tersebut, dan hasilnya terbukti aman,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Aksi Geng Motor di Pringsewu Bawa Klewang 1,6 Meter Viral, 8 Orang Ditangkap Polisi, Ini Identitasnya
Breaking News: Petani Ulu Belu Hilang di Kebun Ditemukan Meninggal di Sungai Pulau Panggung Tanggamus, Tinggalkan Satu Anak
Bupati Tanggamus Resmikan Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulu Belu
Kesal Diprovokasi, Pemuda Air Naningan Lukai Remaja Pulau Pangung di Batu Tegi Tanggamus
Percikan Kompor Picu Kebakaran di Terminal Kota Agung Tanggamus, Satu Kios Nyaris Ludes
Dulu Bertaruh Nyawa Naik Perahu Bambu, Kini Warga Nikmati Jembatan Garuda
Anggota DPR-RI Sudin Serap Aspirasi Warga Metro Sambil Bagikan Sembako Ramadan
Video Viral, Bupati Tanggamus Tegaskan Tidak Ada Korupsi Proyek di Tanggamus, Netizen Beri Beragam Tanggapan
Berita ini 71 kali dibaca
Avatar photo

Jumadi

Jumadi adalah Pemimpin Redaksi Media Prioritastv.com, Sertifikasi Wartawan Utama tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14808-LSPR/WU/DP/XI/2025/20/12/68

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 22:46 WIB

Aksi Geng Motor di Pringsewu Bawa Klewang 1,6 Meter Viral, 8 Orang Ditangkap Polisi, Ini Identitasnya

Senin, 9 Maret 2026 - 22:20 WIB

Breaking News: Petani Ulu Belu Hilang di Kebun Ditemukan Meninggal di Sungai Pulau Panggung Tanggamus, Tinggalkan Satu Anak

Senin, 9 Maret 2026 - 22:11 WIB

Bupati Tanggamus Resmikan Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulu Belu

Senin, 9 Maret 2026 - 21:36 WIB

Kesal Diprovokasi, Pemuda Air Naningan Lukai Remaja Pulau Pangung di Batu Tegi Tanggamus

Senin, 9 Maret 2026 - 18:52 WIB

Percikan Kompor Picu Kebakaran di Terminal Kota Agung Tanggamus, Satu Kios Nyaris Ludes

Berita Terbaru