Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tanggamus menggelar aksi bersih-bersih sampah di bantaran sungai, Jumat (12/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri melalui aksi bersih sungai (korve) yang melibatkan lintas sektor dipusatkan di Sungai Way Awi, Pekon Negara Batin, Kota Agung Barat.
Bupati H. Moh. Saleh Asnawi menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai investasi dasar bagi masa depan generasi muda. Menurutnya, sampah yang mencemari sungai berpotensi merusak ekosistem air dan berdampak langsung pada kesehatan manusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dampaknya besar. Makhluk hidup di sungai seperti ikan menjadi sumber pangan manusia. Jika tercemar sampah, maka kesehatan masyarakat juga ikut terancam,” kata Bupati di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kebersihan lingkungan mencerminkan perilaku dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, aksi bersih sungai tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus berkelanjutan dan terencana.
“Lingkungan harus bersih karena sampah adalah cerminan dari kehidupan kita. Ini tindakan nyata untuk masa depan anak-anak dan daerah kita,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pemetaan kebutuhan sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Hasilnya akan diusulkan ke pemerintah pusat, sembari mengoptimalkan kemampuan daerah.
“Kita akan jadikan ini berkesinambungan dan dijadwalkan. Setelah melihat kondisi di lapangan, akan ada beberapa lokasi lain yang disurvei dan kita libatkan semua pihak terkait,” ungkapnya.
Ia mengimbau camat dan kepala pekon agar aktif mengedukasi warga tentang pentingnya pengelolaan sampah. Sosialisasi yang masif dinilai krusial untuk membangun kesadaran kolektif.
“Ini perlu terus disosialisasikan. Peran pers juga penting untuk mengedukasi masyarakat, memberi petunjuk dan mendorong kepatuhan dalam pengelolaan sampah,” tambah Bupati.
Menurutnya, masa depan anak-anak sangat ditentukan oleh kondisi lingkungan saat ini. “Jika sampah tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan penyakit dan mengganggu masa depan mereka,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanggamus Hanibal Batman menegaskan komitmen insan pers untuk tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
“Apa yang disampaikan Bupati harus kita gaungkan. Peran pers bukan sekadar menulis, tetapi mengedukasi dan membangun kesadaran publik. Instruksi Presiden juga menegaskan pentingnya kolaborasi dalam kegiatan lingkungan,” ujarnya.
Hanibal menambahkan, wartawan dituntut profesional dalam menyajikan berita sekaligus berkontribusi pada solusi sosial. “Kami siap bergandengan tangan dalam kegiatan seperti ini,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanggamus Kemas Amin Yusfi, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Sabar Sitanggang, Kabid BPBD Tanggamus Hendarman Wahid, Camat Kota Agung Barat Zulyadi serta Kakon Negara Batin Mirza. (*)









