Prioritastv.com, Lampung – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lampung Selatan yang menyampaikan usulan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat bulan Ramadan.
Dengan gaya polos dan penuh percaya diri, siswi tersebut mengutarakan pendapatnya agar pembagian makanan dihentikan sementara selama puasa.
Dalam video yang beredar luas itu, ia mengusulkan agar anggaran makan siang dialihkan menjadi uang tunai sebesar Rp15.000 per hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kebijakan tersebut dinilai lebih bermanfaat bagi para siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa, sehingga tetap bisa digunakan untuk kebutuhan berbuka.
“Untuk pemerintah yang terkait, kami mohon pas puasa, MBGnya diganti uang 15 ribu, untuk kami membeli takjil dan uang sisanya akan kami sisihkan untuk menabung, kan enak jadinya kalo punya baju baru dari pemerintah pas lebaran,” ucapnya.
Unggahan tersebut sontak menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang memuji keberanian dan cara penyampaian siswi tersebut yang dinilai lugas serta mencerminkan suara anak-anak.
Namun tak sedikit pula yang memberikan pandangan berbeda terkait mekanisme penyaluran program MBG.
Hingga kini video tersebut masih menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial dan memicu diskusi mengenai efektivitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis selama bulan Ramadan. (*)









