Prioritastv.com, Lampung – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan memastikan jenazah Aditya, remaja yang terseret arus banjir di Sungai Talang Padang, telah ditemukan di wilayah Kabupaten Pringsewu, Kamis 19 Februari 2026, sore.
Dantim Rescuer Pos SAR Tanggamus Niko mengatakan titik penemuan berada di koordinat 5°23’25.92″ LS dan 104°56’14.25″ BT, atau sekitar 20 kilometer dari lokasi awal kejadian. Tepatnya Kedung Ratu, Jatiagung, Ambarawa, Pringsewu.
“Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup,” kata Niko dalam keterangan tertulis yang diterima kantor berita Media Prioritastv.com, Kamis (19/2) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Niko menjelaskan, sejak laporan diterima dan pencarian berlangsung selama empat hari.
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet hingga radius 9 kilometer dari lokasi kejadian.
Pada hari ketiga, pencarian sempat diguyur hujan deras sehingga dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB dan dilanjutkan keesokan harinya.
Memasuki hari keempat, pencarian difokuskan ke arah hilir sungai dengan metode penyisiran permukaan, penyisiran bantaran sungai, serta pemantauan di titik-titik yang dicurigai, termasuk area Bendungan Way Bedeng.
“Sekitar pukul 18.30 WIB, tim menerima informasi dari warga terkait penemuan sesosok jenazah di wilayah Ambarawa, Pringsewu, yang kemudian dipastikan sebagai korban,” jelasnya.
Lanjutnya, setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD Pringsewu untuk pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Pada pukul 19.30 WIB, keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Aditya, selanjutnya korban diserahkan kepada keluarganya,” ujarnya.
Ditambahkanya, operasi pencarian melibatkan potensi SAR gabungan dari BPBD Tanggamus, Satpol PP Tanggamus, Damkar Tanggamus, unsur TNI-Polri, aparat pekon, serta masyarakat.
“Dengan ditemukannya korban, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” tutupnya.
Diketahui, Aditya sebelumnya dilaporkan terseret arus banjir di sungai wilayah Pekon Sinar Banten pada Senin (16/2/2026) lalu saat bermain di sungai bersama dua rekannya.
Korban bersama rekannya terseret derasnya aliran sungai ke tengah. Namun dua rekannya berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai, sementara Aditya terbawa arus sekitar pukul 16.30 WIB. (*)









