Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – SPPG Dapur Akbar Soponyono, mitra Yayasan Tusem Jabat Jaya yang beralamat di Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, memulai hari pertama distribusi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di bulan suci Ramadhan. Berbeda dari bulan sebelumnya, penyaluran kali ini menggunakan menu kering untuk menyesuaikan kebutuhan penerima manfaat selama menjalankan ibadah puasa.
Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran para ibu yang datang membawa buku KIA dan kartu identitas penerima manfaat. Sejak pagi, kader posyandu bersama petugas pengawas lapangan telah mempersiapkan paket MBG di sejumlah titik distribusi.
Paket yang dibagikan berisi bahan makanan kering seperti biskuit tinggi protein, susu untuk ibu hamil dan menyusui, susu balita, telur, buah, serta makanan fortifikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pembagian MBG, petugas kesehatan juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya asupan gizi seimbang selama Ramadhan. Ibu hamil dan menyusui diimbau tidak memaksakan diri berpuasa apabila kondisi kesehatan tidak memungkinkan, serta tetap berkonsultasi dengan tenaga medis.
Busri, selaku koordinator lapangan MBG setempat, mengatakan bahwa penyesuaian menu dilakukan guna menjaga kualitas makanan sekaligus mempermudah penyimpanan selama Ramadhan.
“Di bulan puasa, pola konsumsi masyarakat berubah. Karena itu, kami menyiapkan menu kering agar dapat dikonsumsi saat sahur atau berbuka, dan tetap memenuhi kebutuhan gizi balita serta ibu hamil dan menyusui,” kata Busri.
Busri menambahkan, pembagian MBG Ramadhan dilaksanakan di 6 titik diantaranya pekon Soponyono, Bandar Kejadian, Way Liwok, Pardasuka, Way Panas dan Pekon Wonosobo.
“Jumlah keseluruhan penerima manfaat dari 6 Pekon tersebut yang mencakup balita, ibu hamil dan ibu menyusui mencapai 680 penerima manfaat,” tutupnya.
Salah satu penerima manfaat, Linda (27), yang tengah hamil lima bulan, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah sangat membantu, apalagi kebutuhan gizi saat hamil tetap harus terpenuhi walaupun sedang puasa,” tegasnya. (*)









