Evakuasi 4 Jam Lewati Jurang dan Hutan, Pemuda Ulu Belu Tanggamus Korban Banjir Berhasil Dievakuasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:43

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto saat petugas menyebrangi sungai ketika evakuasi korban dan saat melintasi jalan hutan di wilayah Ulu Belu, Tanggamus, Senin 23 Februari 2026 | Dok. ist/Media Prioritastv.com.

Kolase foto saat petugas menyebrangi sungai ketika evakuasi korban dan saat melintasi jalan hutan di wilayah Ulu Belu, Tanggamus, Senin 23 Februari 2026 | Dok. ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Proses evakuasi jasad Suroso (28), pemuda asal Pekon Karang Rejo, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, berlangsung dramatis. Tim harus berjalan kaki sekitar empat jam melewati jurang dan hutan lebat di kawasan Register 30.

Medan menuju lokasi penemuan sangat berat. Tidak terdapat akses jalan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalur yang dilalui berupa setapak sempit, turunan curam, serta aliran sungai berbatu yang licin akibat hujan.

Kapolsek Pulau Panggung AKP Jumbadio mengatakan proses pengangkatan jenazah dilakukan secara manual bersama warga setempat. Petugas harus ekstra hati-hati karena kondisi jurang dan hutan yang cukup ekstrem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lokasi berada di kawasan hutan Register 30, akses sangat terbatas. Evakuasi membutuhkan waktu kurang lebih empat jam berjalan kaki,” kata AKP Jumbadio.

Kapolsek menegaskan, meski terkendala medan berat, pihaknya bersama warga akhirnya berhasil membawa jenazah ke permukiman untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” tandasnya.

Diketahui, korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus Sungai Way Kepayang saat hujan deras pada Sabtu (21/2/2026).

Ia baru ditemukan pada Senin (23/2/2026) sore di aliran Way Ngarip, sekitar 2 kilometer dari titik awal diduga tenggelam.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada saat melintasi sungai, terutama dalam kondisi hujan deras dan arus yang meningkat. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 171 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru