Viral, Video Remaja Perang Sarung Diamankan TNI dan Warga, Endingnya Menggemaskan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:38

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para remaja saat dikumpulkan usai diamankan hendak perang sarung, Selasa 24 Februari 2026 | Dok. Facebook Sebe Teplok.

Para remaja saat dikumpulkan usai diamankan hendak perang sarung, Selasa 24 Februari 2026 | Dok. Facebook Sebe Teplok.

Prioritastv.com, Jakarta – Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah remaja diamankan oleh dua pria berseragam TNI bersama warga saat diduga hendak melakukan perang sarung. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Sebe Teplok dan menjadi perbincangan luas di kalangan warganet, Selasa 24 Februari 2026.

Dalam rekaman itu, tampak para remaja itu membawa sarung yang telah dililit. Aparat berseragam bersama warga kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan mereka untuk mencegah keributan.

Setelah dikumpulkan, terlihat kedua tentara tersebut melakukan pemukulan menggunakan sarung yang sebelumnya dibawa anak-anak tersebut. Hingga terdengar suara plak plok yang bahkan ditirukan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi dalam video tersebut memicu beragam reaksi. Akun Sapto Anggo menuliskan komentar bernada dukungan. Dalam komentarnya ia menyampaikan bahwa anak-anak seusia itu memang kerap sulit dinasihati dan ia mengaku berterima kasih atas tindakan penertiban tersebut.

Sementara itu, akun Dhika Akhaw Prtama menyampaikan pandangan berbeda. Ia menilai aparat seharusnya memberikan teguran dan menyampaikan pembinaan secara baik-baik kepada orang tua anak, bukan menggunakan kekerasan, selama persoalan masih dapat diselesaikan secara persuasif.

Perang sarung sendiri kerap terjadi saat bulan Ramadan dan berpotensi memicu perkelahian maupun cedera.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam keterangan video disebutkan lokasi bernama Sumpiuh. Sumpiuh merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu, turut disebutkan wilayah Kedungpring yang merupakan desa di Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kedua wilayah tersebut berdekatan hanya berjarak sekitar tiga koma delapan kilometer atau kurang lebih lima menit perjalanan darat.

Meski begitu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai lokasi dan kronologi lengkap kejadian dalam video tersebut. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 203 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru