Wakil Kepala BGN Ancam Hentikan Sementara Mitra MBG Nakal yang Mark-Up Harga dan Gunakan Bahan Buruk

BGN tegaskan larangan monopoli pemasok dan penyimpangan anggaran dalam rapat koordinasi 24 Februari 2026, mitra pelanggar siap dihentikan sementara demi menjaga kualitas dan integritas Program Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deang (tengah) |

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deang (tengah) |

Prioritastv.com, Jakarta – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menegaskan tidak akan mentoleransi praktik kecurangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk dugaan mark-up harga bahan pangan dan penggunaan bahan baku berkualitas rendah.

Peringatan tegas itu disampaikan Nanik saat rapat koordinasi bersama jajaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengawas keuangan, serta pengawas gizi di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (24/2/2026).

Ia menekankan bahwa program MBG merupakan program prioritas pemerintah yang harus dijalankan secara profesional, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak boleh ada mark-up harga maupun penggunaan bahan yang tidak layak. Jika ditemukan pelanggaran, mitra yang terlibat akan kami hentikan sementara,” tegasnya.

Baca Juga :  Dibuka Bupati, Pemkab Tanggamus Gelar Pasar Murah LPG 3 Kg di Talang Padang

Menurut Nanik, selain menjaga kualitas dan transparansi anggaran, dapur MBG juga wajib memberdayakan pelaku usaha lokal.

Ia mengingatkan agar pasokan bahan pangan tidak dimonopoli oleh satu atau dua pemasok saja, apalagi jika hanya menjadi perpanjangan tangan mitra tertentu.

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, penyelenggaraan MBG harus memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dan melibatkan UMKM, koperasi, kelompok tani, peternak, hingga nelayan di sekitar lokasi dapur.

Dengan melibatkan banyak pemasok, diharapkan manfaat ekonomi program ini bisa dirasakan lebih luas.
BGN bahkan mendorong agar setiap SPPG menggandeng banyak supplier bahan pangan untuk mencegah praktik monopoli dan memastikan harga tetap wajar.

Baca Juga :  Program MBG di Bandar Lampung Disorot, KPKAD Temukan Dugaan Setoran Ilegal

Evaluasi rutin akan dilakukan, termasuk meminta laporan jumlah pemasok dari masing-masing dapur MBG dalam waktu dekat.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima sejumlah laporan terkait dugaan penyimpangan di lapangan.

Karena itu, pengawasan akan diperketat agar kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap terjaga.

“Program ini menyangkut gizi anak-anak dan masyarakat. Tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas maupun integritas pengelolaan anggaran,” ujarnya.

Program MBG sendiri dirancang tidak hanya untuk meningkatkan asupan gizi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal. (*)

Berita Terkait

Aksi Geng Motor di Pringsewu Bawa Klewang 1,6 Meter Viral, 8 Orang Ditangkap Polisi, Ini Identitasnya
Breaking News: Petani Ulu Belu Hilang di Kebun Ditemukan Meninggal di Sungai Pulau Panggung Tanggamus, Tinggalkan Satu Anak
Bupati Tanggamus Resmikan Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulu Belu
Kesal Diprovokasi, Pemuda Air Naningan Lukai Remaja Pulau Pangung di Batu Tegi Tanggamus
Percikan Kompor Picu Kebakaran di Terminal Kota Agung Tanggamus, Satu Kios Nyaris Ludes
Anggota DPR-RI Sudin Serap Aspirasi Warga Metro Sambil Bagikan Sembako Ramadan
Video Viral, Bupati Tanggamus Tegaskan Tidak Ada Korupsi Proyek di Tanggamus, Netizen Beri Beragam Tanggapan
Diduga Lakukan Pungli di Jalinsum Tanggamus, Dua Remaja Diamankan Polisi
Berita ini 118 kali dibaca
Avatar photo

Ubay

Ubay adalah kepala perwakilan Media Prioritastv.com di Jakarta Selatan, aktif meliput peristiwa nasional, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik.

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 22:46 WIB

Aksi Geng Motor di Pringsewu Bawa Klewang 1,6 Meter Viral, 8 Orang Ditangkap Polisi, Ini Identitasnya

Senin, 9 Maret 2026 - 22:20 WIB

Breaking News: Petani Ulu Belu Hilang di Kebun Ditemukan Meninggal di Sungai Pulau Panggung Tanggamus, Tinggalkan Satu Anak

Senin, 9 Maret 2026 - 22:11 WIB

Bupati Tanggamus Resmikan Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulu Belu

Senin, 9 Maret 2026 - 21:36 WIB

Kesal Diprovokasi, Pemuda Air Naningan Lukai Remaja Pulau Pangung di Batu Tegi Tanggamus

Senin, 9 Maret 2026 - 18:52 WIB

Percikan Kompor Picu Kebakaran di Terminal Kota Agung Tanggamus, Satu Kios Nyaris Ludes

Berita Terbaru