Menu MBG Disebut Tak Higienis, Wali Murid SD Muhammadiyah Metro: “Telur Ayam Masak Masih Kotor, Kayak Tak Dicuci!”

Kondisi Sajian MBG tidak higenis, masih terdapat kotoran hewan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai program unggulan Presiden kembali menuai polemik di Kota Metro. Kali ini, wali murid Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah setempat meluapkan kekecewaan atas kualitas makanan yang dinilai tidak higienis dan tidak sesuai harapan.

Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya, dengan inisial MR, mengungkapkan bahwa persoalan bukan hanya soal ketidaksesuaian porsi atau menu, tetapi juga menyentuh aspek kebersihan makanan yang sangat mendasar.

“Telur Masak Masih Kotor”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MR mengaku geram setelah melihat langsung kondisi lauk pauk yang dibagikan kepada anak-anak. Menurutnya, telur ayam yang sudah dimasak pun masih terlihat kotor, seolah tidak melalui proses pencucian yang layak sebelum diolah.

“Kami wali murid sangat kecewa. Selain makanan yang dibagikan tidak sesuai, ternyata telur ayam yang sudah dimasak pun masih keliatan kotor. Sepertinya mereka memasak tidak dicuci terlebih dahulu,” ujarnya dengan nada kesal, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga :  Bos Rokok HS Sampaikan Permohonan Maaf Usai Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Tanggung Biaya Korban hingga Beasiswa Anak
Telur kurang Higienis, masih terdapat kotoran hewan
Telur kurang Higienis, masih terdapat kotoran hewan

Ia menegaskan bahwa program sebaiknya ini harusnya dijalankan dengan sebaik mungkin, mengingat ini adalah program Presiden yang dampaknya langsung dirasakan oleh anak-anak.

“Program ini tidak merugikan para pengusaha yang memegang dapur MBG. Usaha ini sangat menguntungkan. Jadi kenapa pembagiannya dinilai banyak syarat korupsi?” sindirnya.

MR mendesak pemerintah setempat untuk segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak ke dapur-dapur MBG. Ia meminta agar kehigienisan dapur dan kelengkapan izin usaha diperiksa secara ketat.

“Bukan rahasia umum lagi, pengelolaan MBG ini jelas keuntungannya. Tapi sangat disayangkan pembagiannya tidak sesuai. Saya berharap pemerintah segera turun langsung ke dapur-dapur MBG, cek izinnya, dan kebersihan dapurnya,” tandasnya.

Saat tim media mendatangi dapur MBG Pondok Selero yang berlokasi di Jalan R.A. Prawiranegara, Kota Metro, untuk meminta konfirmasi, pihak dapur justru bungkam. Seorang karyawan yang ditemui menyatakan bahwa pimpinan tidak berada di tempat.

“Maaf mas, yang ada cuma admin-nya saja. Kalau pimpinan kami sedang tidak ada di tempat. Jika sudah datang akan kami sampaikan,” ujar salah satu karyawan.

Baca Juga :  Kepung Balap Liar saat Ngabuburit di Pringsewu, Polisi Amankan 30 Remaja dan 17 Sepeda Motor

Hingga berita ini diturunkan, pihak dapur Pondok Selero belum memberikan tanggapan resmi.

Ketua Satgas MBG Kota Metro, Wahyuningsih, saat dihubungi tim media hanya merespons dengan biasa saja. Ia menganggap masalah tersebut sebagai persoalan ringan yang bisa diselesaikan dengan teguran.

“Sudah ditindaklanjuti oleh Satgas MBG. Teguran ke kepala dapur SPPG dan pembinaan sudah kami berikan. Saya juga sudah share ke SPPG tersebut untuk dikonfirmasi. Itu masih ada taik ayam nempel,” ungkap Wahyuningsih.

Ia menambahkan bahwa jika pelanggaran terus terjadi, sanksi tegas telah menanti.
Pasalnya, keluhan soal higienitas dan dugaan korupsi dalam program MBG bukan kali ini saja terjadi. Jika tidak ditindak tegas, program yang bertujuan menyehatkan generasi muda ini justru berisiko menjadi sumber penyakit baru.

“Karena dari Satgas MBG sudah diperingatkan sesuai juknis. Apabila mereka masih melanggar, bisa kami berikan sanksi penutupan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Aksi Geng Motor di Pringsewu Bawa Klewang 1,6 Meter Viral, 8 Orang Ditangkap Polisi, Ini Identitasnya
Breaking News: Petani Ulu Belu Hilang di Kebun Ditemukan Meninggal di Sungai Pulau Panggung Tanggamus, Tinggalkan Satu Anak
Bupati Tanggamus Resmikan Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulu Belu
Kesal Diprovokasi, Pemuda Air Naningan Lukai Remaja Pulau Pangung di Batu Tegi Tanggamus
Percikan Kompor Picu Kebakaran di Terminal Kota Agung Tanggamus, Satu Kios Nyaris Ludes
Dulu Bertaruh Nyawa Naik Perahu Bambu, Kini Warga Nikmati Jembatan Garuda
Anggota DPR-RI Sudin Serap Aspirasi Warga Metro Sambil Bagikan Sembako Ramadan
Video Viral, Bupati Tanggamus Tegaskan Tidak Ada Korupsi Proyek di Tanggamus, Netizen Beri Beragam Tanggapan
Berita ini 103 kali dibaca
Avatar photo

Raditya

Raditya adalah Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kota Metro Lampung.

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 22:46 WIB

Aksi Geng Motor di Pringsewu Bawa Klewang 1,6 Meter Viral, 8 Orang Ditangkap Polisi, Ini Identitasnya

Senin, 9 Maret 2026 - 22:20 WIB

Breaking News: Petani Ulu Belu Hilang di Kebun Ditemukan Meninggal di Sungai Pulau Panggung Tanggamus, Tinggalkan Satu Anak

Senin, 9 Maret 2026 - 22:11 WIB

Bupati Tanggamus Resmikan Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulu Belu

Senin, 9 Maret 2026 - 21:36 WIB

Kesal Diprovokasi, Pemuda Air Naningan Lukai Remaja Pulau Pangung di Batu Tegi Tanggamus

Senin, 9 Maret 2026 - 18:52 WIB

Percikan Kompor Picu Kebakaran di Terminal Kota Agung Tanggamus, Satu Kios Nyaris Ludes

Berita Terbaru