Prioritastv.com, Metro, Lampung – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kota untuk tahun 2026 dengan standar yang lebih ketat. Harapan besar disematkan agar putra-putri terbaik Metro tak hanya bertugas di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus seleksi hingga ke Istana Negara, Jakarta.
Kepala Kesbangpol Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, menyampaikan bahwa seleksi tahun ini mengacu pada Surat Edaran Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 1 Tahun 2025. Pihaknya juga melakukan sejumlah perubahan mekanisme untuk memastikan kualitas peserta yang dihasilkan.
“Kami berharap ada calon pasukan pengibar bendera dari Kota Metro minimal bisa mewakili provinsi, dan kalau bisa menjadi pengibar bendera di pusat, di Jakarta. Itu harapan besar kami,” kata Bangkit, Jumat 27 Februari 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika tahun-tahun sebelumnya tim seleksi turun langsung ke sekolah-sekolah, tahun ini sistem diubah. Pemerintah Kota Metro melalui UPTD Pendidikan mengirimkan surat resmi kepada seluruh kepala sekolah SMA, SMK, MA, dan MAN se-Kota Metro. Setiap sekolah diminta melakukan seleksi internal terlebih dahulu sebelum mengirimkan nama-nama terbaiknya.
“Melalui surat tersebut, masing-masing sekolah kami minta melakukan seleksi internal. Hasilnya kemudian diserahkan kepada kami untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya,” jelas Bangkit.
Dari hasil seleksi internal, tercatat sebanyak 391 nama siswa diusulkan sebagai calon peserta. Namun, setelah dilakukan pendataan ulang dan verifikasi kehadiran, jumlah peserta yang benar-benar mengikuti tahapan seleksi tercatat sebanyak 282 siswa.
Proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan dengan melibatkan tim multidisiplin, terdiri dari Kesbangpol, unsur TNI/Polri, tenaga medis, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI). Para peserta menjalani berbagai tahapan penilaian, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga kemampuan baris-berbaris dan kedisiplinan.
Saat ini, hasil seleksi awal masih dalam proses penilaian sehingga belum dapat diumumkan. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi awal nantinya akan kembali mengikuti tahapan seleksi tingkat kota yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.
Dari seleksi tingkat kota, para pemenang akan mewakili Metro ke tingkat provinsi, dan jika berhasil, berpeluang besar menjadi bagian dari Paskibraka nasional yang bertugas di Istana Merdeka, Jakarta.
Paskibraka bukan sekadar barisan pengibar bendera. Ia adalah simbol kedisiplinan, nasionalisme, dan kebanggaan generasi muda. Dengan seleksi yang ketat dan profesional, Kesbangpol Metro optimistis dapat melahirkan anggota Paskibraka terbaik yang tidak hanya bertugas di tingkat kota dan provinsi, tetapi juga mampu mengharumkan nama Bumi Sai Wawai hingga ke tingkat nasional.
“Kami ingin anak-anak Metro punya kesempatan yang sama untuk bersinar di tingkat nasional. Semoga tahun ini ada yang tembus Jakarta,” pungkasnya. (*)









