Prioritastv.com, Lampung – Muhammad Suryo, bos rokok HS yang berasal dari Lampung Timur, kembali menjadi sorotan publik setelah terlibat kecelakaan maut di Kulon Progo. Di luar insiden tersebut, perjalanan bisnis Muhammad Suryo menunjukkan transformasi dari usaha kecil menjadi pemilik industri rokok dan berbagai lini usaha lainnya.
Ia lahir di Lampung pada 27 Maret 1984 dan menghabiskan masa kecil hingga SMA di Lampung Timur. Setelah keluarganya sempat menetap di Bengkulu, ia melanjutkan pendidikan sarjana di Yogyakarta, kota pelajar yang menjadi titik awal karier bisnisnya.
Karier Muhammad Suryo dimulai dari usaha air isi ulang. Dari sektor ini, ia memperluas usaha ke bidang konstruksi, minyak dan gas, properti, hingga maskapai penerbangan. Diversifikasi tersebut kemudian membentuk Surya Group, payung bagi sejumlah lini usaha yang ia kelola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nama Muhammad Suryo semakin dikenal setelah mendirikan pabrik rokok HS pada tahun 2024 di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Pabrik awal beroperasi dengan sekitar 30 tenaga buruh linting, dengan kebijakan rekrutmen terbuka tanpa batasan ijazah, usia, maupun pengalaman.
BACA JUGA : Kecelakaan Moge vs Jupiter MX di Kulonprogo, Bos Rokok HS Kritis dan Istrinya Meninggal.
Ekspansi bisnis berlanjut ke Lampung Timur, dengan pembangunan fasilitas produksi di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, sebagai bentuk kontribusi terhadap daerah kelahirannya. Operasional pabrik ini direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026 dengan kebutuhan tenaga kerja sekitar 3.000 orang, termasuk prioritas bagi pekerja lokal dan difabel.
Perjalanan usaha Muhammad Suryo menunjukkan perkembangan lintas sektor dalam waktu relatif singkat. Di tengah pertumbuhan bisnis tersebut, masyarakat kini juga menyoroti perkembangan terbaru terkait kecelakaan yang menimpanya.
Diketahui, Muhammad Suryo bersama istrinya, Anis Syarifah mengalami kecelakaan saat mengendarai moge Harley Davidson bernopol Z 5050 MRS menabrak sepeda motor bebek Yamaha Jupiter MX yang ditumpangi ayah dan anak.
Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Perempatan Mlangsen, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Akibat kejadian itu, istri Muhammad Suryo meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Rizki Amalia Temon. Sementara itu, Muhammad Suryo sempat dirawat di RSUD Wates sebelum dirujuk ke RS JIH. Dua korban dari motor bebek saat ini juga menjalani perawatan di RSUD Wates. (*)









