Prioritastv.com, Metro, Lampung – Bulan suci Ramadan tak menyurutkan semangat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Metro Pusat 2 untuk tetap menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa. Hanya saja, menu yang dibagikan kali ini dikemas dalam bentuk kering agar dapat dikonsumsi siswa saat waktu berbuka puasa tiba.
Kepala SPPG Metro Pusat, Andre, menjelaskan bahwa pada Rabu (4/3/2026), menu MBG yang didistribusikan terdiri dari paket lengkap bergizi, yakni ayam ungkep, tempe ungkep, telur rebus, dan kurma. Menu ini diperuntukkan bagi siswa SD kelas 4 hingga 6, SMP, SMA, dan SMK.
Sementara untuk siswa TK, PAUD, dan SD kelas 1 hingga 3, menu yang dibagikan tetap sama secara jenis, hanya saja porsinya disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak usia dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selama bulan Ramadhan, memang ada penyesuaian menu MBG. Meskipun begitu, kandungan gizinya tetap kami perhatikan dengan serius,” ujar Andre saat dikonfirmasi, Rabu.
Andre menegaskan bahwa pihaknya tidak asal membagikan makanan. Sebelum menetapkan menu kering selama Ramadan, SPPG Metro Pusat telah melakukan penghitungan gizi secara menyeluruh untuk memastikan kebutuhan nutrisi siswa tetap terpenuhi meski makanan tidak disantap langsung di sekolah.
“Kami memastikan kandungan gizi pada menu MBG kering tetap ada dan sesuai standar. Meskipun tidak disajikan dalam bentuk makanan siap santap, nilai gizinya tidak berkurang,” tuturnya.
Andre menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan dan komposisi menu MBG selama Ramadan. Ia juga membuka lebar-lebar ruang untuk masukan dari masyarakat agar program ini bisa berjalan lebih baik.
“Kami akan terus melakukan perbaikan dan memastikan ke depan anak-anak sekolah tetap mendapatkan MBG yang layak dan bergizi, meskipun sedang menjalankan ibadah puasa,” tandasnya.
Dengan inovasi menu kering ini, diharapkan siswa tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan optimal, tanpa khawatir kehilangan asupan gizi penting. Apalagi, kehadiran kurma dalam paket menu menjadi nilai plus karena buah sunnah ini dikenal kaya serat dan energi yang baik untuk mengawali buka puasa. (*)









