Mahasiswa Demo dan Bakar Ban di DPRD Metro, Tuntut Wali Kota Datang Berdialog

Aliansi Mahasiswa Kota Metro Soroti Program Kerja Pemerintah Daerah dan Peran Pengawasan DPRD

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo Mahasiswa Metro diwarnai pembakaran ban di depan gedung DPRD Kota Metro, Selasa 10 Maret 2026 | Raditya/Media  Prioritastv.com.

Demo Mahasiswa Metro diwarnai pembakaran ban di depan gedung DPRD Kota Metro, Selasa 10 Maret 2026 | Raditya/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Metro, Lampung – Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Metro menggelar aksi demonstrasi di halaman Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Metro, Selasa, 10/3/2026. Mereka menuntut agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota metro, Bambang Iman Santoso dan M Rafieq Adi Pradana, hadir langsung untuk berdialog dengan massa aksi.

Mahasiswa datang dengan membawa poster dan spanduk berisi berbagai tuntutan kepada pemerintah daerah. Secara bergantian mereka menyampaikan orasi di depan gedung wakil rakyat untuk menyuarakan aspirasi.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Tamanuri Wafat, Partai NasDem Lampung Berduka

Salah satu tuntutan utama mahasiswa adalah meminta DPRD menghadirkan wali kota dan wakil wali kota agar dapat berdialog secara langsung mengenai sejumlah persoalan yang menjadi sorotan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, selama aksi berlangsung, kedua pimpinan daerah tersebut tidak bisa datang. Massa sempat membakar ban di halaman gedung DPRD. Asap hitam terlihat membumbung di sekitar lokasi dan menarik perhatian warga yang melintas.

Baca Juga :  “Aku Lulus” Disdukcapil Tanggamus, Raih Award di Musrenbang 2026 RKPD 2027

Aksi demonstrasi tersebut mendapat pengamanan dari aparat gabungan Polres Metro, Satpol PP, dan petugas pemadam kebakaran yang bersiaga di sekitar lokasi.

Mahasiswa menuntut Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro menjelaskan program kerja pemerintah daerah, terutama program-program unggulan yang mereka nilai belum terealisasi optimal.

Selain itu, peserta aksi juga mendesak DPRD Metro menjalankan fungsi kontrol dan pengawasan secara masimal terhadap jalannya pemerintahan daerah. (*)

Berita Terkait

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’
Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema
Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang
Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka
Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026
Bupati Tanggamus Beri Bantuan Korban Kebakaran Talang Padang dan Instruksikan OPD Lakukan Assessment
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Perjuangan Dua Perawat Puskesmas Martanda Tanggamus Dampingi Ibu Hamil Seberangi Lautan Demi Persalinan
Berita ini 66 kali dibaca
Avatar photo

Raditya

Raditya adalah Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kota Metro Lampung.

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:18 WIB

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’

Minggu, 12 April 2026 - 14:41 WIB

Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema

Minggu, 12 April 2026 - 13:20 WIB

Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang

Minggu, 12 April 2026 - 10:18 WIB

Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:17 WIB

Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026

Berita Terbaru