Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Polisi mengungkap lokasi dan waktu ditemukannya Budi Hariyadi (29), petani warga Dusun Semarang Jaya, Pekon Air Abang, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi ke kebun.
Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Way Ilahan, wilayah Pekon Sumber Mulya, Kecamatan Pulau Panggung, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
“Jasad korban ditemukan oleh keluarga bersama warga yang melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai dari sekitar kebun milik korban,” kata Iptu Suamin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ditemukan, korban dalam kondisi tertelungkup dengan posisi tubuh terjepit potongan kayu yang hanyut terbawa arus.
“Korban ditemukan di aliran Sungai Way Ilahan dengan jarak sekitar lima kilometer dari kebun miliknya,” ujarnya.
Kapolsek menjelaskan, pencarian dilakukan sejak pagi hari oleh keluarga korban bersama masyarakat Pekon Air Abang yang memasuki hari kedua sejak korban dilaporkan hilang.
Tim pencari menyusuri aliran sungai hingga akhirnya menemukan korban sekitar tiga jam setelah pencarian dimulai.
Setelah menerima laporan penemuan tersebut, petugas Polsek Pulau Panggung langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi jenazah korban, melakukan identifikasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
“Kami juga mendatangkan tenaga medis untuk memastikan kondisi korban sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, mereka telah mengikhlaskan kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi.
“Jenazah korban kemudian dimakamkan di TPU Pekon Air Abang sekitar pukul 14.00 WIB,” tandasnya.
Sebelumnya, informasi penemuan korban sempat beredar di tengah masyarakat setelah warga menemukan jasad korban tersangkut di bawah aliran Pulau Apus, Pekon Sumber Mulya, Kecamatan Pulau Panggung. Kabar tersebut juga sempat disampaikan oleh warga melalui media sosial, salah satunya oleh Selva Fitriani.
Aparatur Pekon Air Abang, Popi Catur, turut membenarkan informasi penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sebelum akhirnya dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU setempat.
Diketahui, korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun miliknya di kawasan Perkebunan Selingkut, Pekon Air Abang, pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan sepeda motor.
Saat keluarga melakukan pengecekan ke kebun, sepeda motor milik korban ditemukan terparkir di dekat gubuk kebun, sementara korban tidak berada di lokasi sehingga pencarian dilakukan di sekitar area kebun hingga menyusuri aliran sungai yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







