Viral di Media Sosial, Bakso Diduga Basi dan Agar-agar Mencair Jadi Menu MBG di SDIT Teladan Kota Agung Tanggamus

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:40

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video viral yang menyebut MBG SDIT Teladan Kota Agung Tanggamus isi bakso yang disebut basi dan agar-agar mencair, Kamis 12 Maret 2026 | Dok. Netizen.

Tangkapan layar video viral yang menyebut MBG SDIT Teladan Kota Agung Tanggamus isi bakso yang disebut basi dan agar-agar mencair, Kamis 12 Maret 2026 | Dok. Netizen.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Unggahan di media sosial yang menyoroti menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDIT Teladan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, menjadi perbincangan warganet. Dalam unggahan tersebut, disebutkan adanya makanan yang diduga sudah tidak layak konsumsi, seperti bakso yang disebut basi dan agar-agar yang telah mencair.

Dalam video dan foto yang beredar, terlihat beberapa jenis makanan yang diklaim sebagai menu MBG untuk siswa di sekolah tersebut. Selain bakso dan agar-agar yang disebut sudah mencair, juga terlihat roti yang dinilai dalam kondisi gepeng.

Pengunggah video tersebut bahkan mempertanyakan kualitas makanan yang dibagikan kepada para siswa. Ia menyebut makanan tersebut diduga tidak layak diberikan kepada anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini dapur siapa, ini mau ngeracun anak-anak ini. Coba orang tua yang anak-anaknya sekolah di SDIT lihat ini, bakso basi, agar-agar sudah cair sudah berapa hari tanpa di kulkas,” ucap pengunggah dalam video yang beredar dikutip Kamis 12 Maret 2026.

Unggahan tersebut pun menuai berbagai tanggapan dari warganet. Salah satu akun lain juga meminta pihak penyelenggara program atau SPPG agar melakukan pembenahan dalam penyediaan makanan.

Akun tersebut menyebut bahwa makanan yang diduga tidak layak tersebut sempat dikumpulkan di sekolah sebelum akhirnya dibuang karena dianggap tidak layak dikonsumsi.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan, mulai dari ahli gizi hingga pengelola pengadaan bahan makanan, lebih memperhatikan kualitas makanan sebelum dibagikan kepada siswa.

Menurutnya, proses pengecekan seharusnya dilakukan sebelum makanan dikemas, sehingga makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar memenuhi standar kelayakan konsumsi.

Menanggapi beredarnya unggahan di media sosial terkait dugaan makanan tidak layak pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDIT Teladan Kota Agung, pihak sekolah memberikan klarifikasi. Salah satu guru SDIT Teladan Kota Agung menyampaikan bahwa makanan yang disebut basi dalam video yang beredar sebenarnya tidak dalam kondisi basi.

“Itu bukan basi, hanya terlihat berair saja kemungkinan karena kondisi makanan masih panas saat dimasukkan ke dalam plastik mika. Jadi bukan makanan basi seperti yang disebutkan di media sosial. Pihak sekolah juga sudah melakukan konfirmasi kepada pihak SPPG yang menyiapkan makanan tersebut dan mereka menyampaikan akan menggantinya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah telah menyampaikan penjelasan tersebut kepada para wali murid agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait informasi yang beredar.

Terpisah, Korwil SPPG Tanggamus, Panji, turut memberikan penjelasan terkait temuan makanan yang dinilai tidak layak oleh sebagian pihak. Ia mengakui adanya kondisi kuah makanan yang terlihat lebih berair dari biasanya, meski menurutnya hal tersebut tidak terjadi pada seluruh porsi yang dibagikan. Panji mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi internal sebagai langkah perbaikan ke depan.

“Memang ada yang terlihat berair, entah kenapa, tapi tidak semua. Ini menjadi teguran bagi saya, dan saya juga akan menegur bawahan agar kejadian seperti ini dapat ditindaklanjuti serta mengurangi risiko serupa di kemudian hari,” tegas Panji. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru