Gudang BBM Kapasitas 8 Ribu Liter dan Truk Tangki di Pesawaran Lampung Dilalap Api

Kebakaran Gudang BBM Ilegal di Pesawaran, 8 Ribu Liter Solar Terbakar dan Pemadaman Tim Damkar Terkendala Bahan Mudah Terbakar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar saat melakukan pemadaman kebakaran gudang BBM di Desa Kurungan Nyawa, Gedongtataan, Pesawaran, Lampung, Rabu 18 Maret 2026, malam | Dok. Damkar Pesawaran.

Petugas Damkar saat melakukan pemadaman kebakaran gudang BBM di Desa Kurungan Nyawa, Gedongtataan, Pesawaran, Lampung, Rabu 18 Maret 2026, malam | Dok. Damkar Pesawaran.

Prioritastv.com, Lampung – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) yang diduga ilegal di wilayah Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (18/3/2026) malam. Peristiwa ini sontak menggegerkan warga sekitar yang panik melihat kobaran api membesar dengan cepat.

Lokasi kebakaran disebut berada di sekitar arah Tugu Coklat, tidak jauh dari kawasan permukiman warga. Sedikitnya tiga unit mobil pemadam diturunkan untuk menjinakkan api yang cukup sulit dikendalikan akibat banyaknya material BBM di dalam gudang.

Berdasarkan keterangan saksi mata, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 hingga 22.00 WIB. Api terlihat membumbung tinggi disertai kepulan asap hitam pekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga menyebut, selain bangunan gudang, satu unit mobil tangki dan sejumlah tandon penampung BBM turut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Dipasang Aramko Galvanish, Jembatan Putus di Ulubelu Tanggamus Mulai Bisa Dilalui

“Api besar sekali, ada mobil tangki juga yang ikut terbakar, termasuk tandon di dalam gudang,” ujar Feri, warga setempat.

Sementara itu, Danru Jaga Damkar Pesawaran, Diki Zulkarnaen, mengungkapkan pihaknya menerima laporan saat kondisi api sudah tidak terkendali.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 21.45. Saat tiba di lokasi, api sudah besar dan langsung kami lakukan pemadaman,” ujar Diki dalam keterangannya, Kamis 19 Maret 2026.

Dalam upaya pemadaman, tim Damkar menerjunkan dua unit mobil pemadam dari Pesawaran serta satu unit tambahan dari Posko Jati Agung, Lampung Selatan, dengan total 11 personel. “Kami turunkan dua unit dari Pesawaran dan satu bantuan dari Posko Jati Agung, dengan total 11 personel di lapangan,” tambahnya.

Kobaran api tidak hanya menghanguskan bangunan gudang, tetapi juga satu unit mobil tangki serta puluhan tandon yang diduga berisi solar. Beberapa kali terdengar ledakan dari dalam lokasi, sehingga petugas harus bekerja ekstra hati-hati.

Baca Juga :  Tiga Bersaudara Dikabarkan Kritis, Tabrakan Vario VS L300 Bawang Balap di Jalinbar Gadingrejo Pringsewu

“Beberapa kali terjadi ledakan dari tangki. Sempat padam, lalu membesar lagi karena bahan bakar masih ada,” jelas Diki.

Ia menambahkan, tangki yang terbakar diperkirakan berisi hingga 8.000 liter bahan bakar, sehingga memperparah kondisi kebakaran. “Kalau estimasi muatan tangki kurang lebih sekitar 8.000 liter,” ungkapnya.

Proses pemadaman juga mengalami kendala karena karakteristik bahan bakar yang mudah terbakar. Idealnya, pemadaman menggunakan busa khusus, namun fasilitas tersebut tidak tersedia di lokasi.

“Kesulitan kami karena ini bahan bakar. Seharusnya pakai busa, tapi di lokasi tidak tersedia, jadi api sulit dikendalikan,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’
Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema
Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang
Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka
Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026
Bupati Tanggamus Beri Bantuan Korban Kebakaran Talang Padang dan Instruksikan OPD Lakukan Assessment
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Perjuangan Dua Perawat Puskesmas Martanda Tanggamus Dampingi Ibu Hamil Seberangi Lautan Demi Persalinan
Berita ini 48 kali dibaca
Avatar photo

Jumadi

Jumadi adalah Pemimpin Redaksi Media Prioritastv.com, Sertifikasi Wartawan Utama tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14808-LSPR/WU/DP/XI/2025/20/12/68

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:18 WIB

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’

Minggu, 12 April 2026 - 14:41 WIB

Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema

Minggu, 12 April 2026 - 13:20 WIB

Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang

Minggu, 12 April 2026 - 10:18 WIB

Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:17 WIB

Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026

Berita Terbaru