Prioritastv.com, Jakarta – Putri Zulkifli Hasan, politisi muda dari Partai Amanat Nasional (PAN), mencatatkan sejarah baru dalam panggung politik nasional. Lahir dengan nama Futri Zulya Savitri pada 13 Mei 1988, Putri berhasil menempati posisi strategis sebagai Ketua Fraksi PAN di DPR RI periode 2024–2029, menjadikannya satu-satunya perempuan yang memimpin fraksi di parlemen pada periode ini sekaligus pimpinan fraksi termuda.
Sebelum menapaki karier politik di Senayan, Putri dikenal sebagai pengusaha yang peduli terhadap isu perempuan dan anak. Ia merupakan pendiri Batin Group Woman & Children serta institusi pendidikan Kids Republic School. Selain itu, ia juga mengembangkan layanan kesehatan dan kecantikan melalui Zglow Aesthetics Clinic dan KidZ Clinic Children & Development Center. Pengalaman di dunia usaha dan sosial ini menjadi landasan kuat bagi kebijakan-kebijakan yang diperjuangkannya di DPR RI.
Pendidikan Putri juga menjadi modal penting dalam kiprah politiknya. Ia menempuh studi di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB), meraih gelar Magister International Business dari Australian National University, dan memperoleh sertifikat eksekutif dari John F. Kennedy School of Government, Harvard University. Kombinasi pendidikan bisnis dan kebijakan publik ini membuat Putri memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni dalam memetakan regulasi di tingkat nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam Pemilu 2024, Putri meraih dukungan signifikan sebanyak 127.600 suara di daerah pemilihan Lampung I. Selain memimpin fraksi, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XII DPR RI yang membidangi energi, lingkungan hidup, dan investasi. Ia juga aktif sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) dan anggota ex-officio Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI.
Kehadiran Putri Zulkifli Hasan di kursi pimpinan fraksi dianggap membawa perspektif baru dalam dinamika parlemen. Sebagai representasi generasi muda dan kaum perempuan, ia menghadirkan suara yang segar namun tetap berbasis data dan latar belakang akademis yang kuat.
Perjalanan kariernya dari pengusaha pendidikan hingga menjadi salah satu pimpinan utama di DPR RI membuktikan peran penting kepemimpinan perempuan dalam menentukan arah kebijakan strategis bangsa. (*)








