Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2026 Digelar Hari Ini, Ini Jadwal dan Mekanismenya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:42

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemantaun Hilal oleh Petugas.

Ilustrasi Pemantaun Hilal oleh Petugas.

Prioritastv.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama RI menggelar sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026, Kamis (19/3/2026). Penetapan hari raya ini dilakukan berdasarkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pemantauan hilal) di berbagai wilayah Indonesia.

Sidang isbat berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, kantor Kementerian Agama di Jakarta Pusat. Tahapan sidang dimulai pukul 16.30 WIB dengan seminar posisi hilal yang terbuka untuk umum, dilanjutkan sidang tertutup setelah Maghrib sekitar pukul 18.45 WIB. Hasil penetapan 1 Syawal kemudian dijadwalkan diumumkan oleh Menteri Agama pada pukul 19.25 WIB.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa penetapan Idul Fitri dilakukan melalui musyawarah dengan mempertimbangkan data hisab dan hasil rukyat dari berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proses penetapan dilakukan melalui musyawarah dengan mempertimbangkan data hisab serta hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, sidang isbat merupakan forum resmi pemerintah yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, ulama, pakar astronomi hingga organisasi kemasyarakatan Islam.

Hal ini bertujuan agar keputusan yang dihasilkan bersifat komprehensif dan menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia.

Berdasarkan data hisab Kementerian Agama, ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 08.23 WIB.

Saat rukyatul hilal dilakukan, posisi hilal di Indonesia diperkirakan berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0 derajat 54 menit hingga 3 derajat 7 menit.

“Sementara itu, sudut elongasi hilal berkisar antara 4 derajat 32 menit hingga 6 derajat 6 menit. Data tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat bersama hasil pemantauan langsung di lapangan,” tegasnya.

Sidang isbat juga melibatkan berbagai pihak seperti perwakilan duta besar negara sahabat, DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), BMKG, BRIN, hingga para pakar falak dari berbagai organisasi Islam. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru