Lebaran Ketiga, Bocah SD Tenggelam di Cekdam Way Laay Pesisir Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:55

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saat melakukan evakuasi bocah bernama Ahmad yang tenggelam di Cekdam Way Laay, Pekon Way Laay, Karya Penggawa, Pesisir Barat, Senin 23 Maret 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Warga saat melakukan evakuasi bocah bernama Ahmad yang tenggelam di Cekdam Way Laay, Pekon Way Laay, Karya Penggawa, Pesisir Barat, Senin 23 Maret 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Pesisir Barat, Lampung – Peristiwa duka menyelimuti aliran Sungai Way Laay, Kabupaten Pesisir Barat, setelah seorang bocah sekolah dasar dilaporkan tenggelam saat mandi bersama teman-temannya, Senin sore (23/3/2026). Kejadian ini juga viral di media sosial Facebook melalui video yang beredar luas di kalangan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi di area cekdam Way Laay, Pekon Laay, Kecamatan Karya Penggawa. Korban diketahui bernama Ahmad (9), warga Dusun Atar Kelawi, Pekon Negeri Ratu Tenumbang, Kecamatan Pesisir Selatan.

Insiden bermula saat korban bersama sejumlah rekannya bermain dan mandi di sungai. Diduga derasnya arus serta pusaran air di sekitar cekdam membuat korban kehilangan kendali hingga akhirnya tenggelam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga sempat berupaya melakukan pencarian secara manual, namun kondisi arus yang cukup kuat menyulitkan proses penyelamatan.

Salah satu warga, Dea Arifia, mengungkapkan bahwa korban tenggelam sekitar pukul 15.00 WIB dan baru ditemukan saat waktu magrib dalam kondisi meninggal dunia.

“Kejadian nya tadi sore sekitar jam 3, dan ditemukan pas azan magrib dalam keadaan meninggal,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Barat, Roby Arfan mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian dengan menerjunkan tim gabungan ke lokasi.

Setelah dilakukan penyisiran selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 18.18 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tegasnya, Selasa 24 Maret 2026.

BPBD mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai yang memiliki arus deras, terutama di area cekdam yang rawan pusaran air. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru