Wali Kota Metro Sampaikan LKPJ 2025, Ungkap Pertumbuhan dan Pemerataan Bumi Sai Wawai

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 23:38

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Metro, Lampung – Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Metro, Rabu, 1/4/2026.

Laporan itu menjadi penanda awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 sekaligus dasar evaluasi arah pembangunan lima tahun ke depan.

Dalam penyampaiannya, Bambang menegaskan LKPJ bukan sekadar laporan administratif, melainkan gambaran kinerja pemerintah daerah dalam mengelola pembangunan, fiskal, dan pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“LKPJ ini menjadi baseline pembangunan Kota Metro untuk tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan Kota Metro tercatat 5,20 persen pada 2025, meningkat dibanding 4,88 persen pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan didorong sektor jasa dan perdagangan, dengan produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita mencapai Rp51,74 juta.

Pemerintah kota juga mencatat indikator pemerataan yang relatif terkendali, dengan rasio gini sebesar 0,291 dan tingkat kemiskinan 6,44 persen.

“Ke depan kami menargetkan penurunan kemiskinan hingga 5,40 persen pada akhir periode RPJMD,” kata Bambang.

Pada aspek keuangan, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp1,05 triliun atau 95,12 persen dari target Rp1,104 triliun. Sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp1,07 triliun dari total alokasi Rp1,13 triliun.

Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro tercatat 81,22, masuk kategori sangat tinggi. Capaian ini ditopang sektor pendidikan dengan harapan lama sekolah 14,97 tahun dan rata-rata lama sekolah 11,19 tahun.

Sementara di sektor kesehatan, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hampir menyeluruh, meski prevalensi stunting masih berada di angka 14,8 persen.

Adapun pada sektor infrastruktur dan tata kelola pemerintahan, indeks pembangunan infrastruktur tercatat 0,579, indeks reformasi birokrasi 77,97, serta indeks smart city 2,14. Pemerintah Kota Metro juga kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Rapat paripurna diakhiri dengan penyerahan dokumen LKPJ kepada DPRD untuk dibahas lebih lanjut. Bambang berharap rekomendasi dewan dapat menjadi dasar perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan. (*)

Berita Terkait

Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Polres Pringsewu Gandeng RSUD, Buka Peluang Kerja melalui Rekrutmen Satpam
Konten Kreator Rohadi Alcantara Dikabarkan Diciduk Polres Tanggamus Lampung
Viral Keributan di Acara Musik Lampung Barat, Anggota DPRD Prayitno dan Dua Pihak Sepakat Berdamai
Gebrakan Baru Bupati Saleh, Pemkab Tanggamus Hapus Denda PBB-P2, Warga Cukup Bayar Pokok Pajak hingga 31 Desember 2026
Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:28

Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22

Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:47

Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:41

Polres Pringsewu Gandeng RSUD, Buka Peluang Kerja melalui Rekrutmen Satpam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:13

Konten Kreator Rohadi Alcantara Dikabarkan Diciduk Polres Tanggamus Lampung

Berita Terbaru