Gempa M 7,6 Picu Tsunami di Maluku Utara dan Sulut, Ketinggian Capai 0,75 Meter di Sejumlah Wilayah

Pusat Gempa Berada di Wilayah Bitung dengan Kedalaman 62 Km

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detik-detik Pergerakan air laut yang terekam warga usai gempa yang diterjadi di Sidangoli Gam, Maluku Utara, Kamis 2 April 2026 | Dok. Warga.

Detik-detik Pergerakan air laut yang terekam warga usai gempa yang diterjadi di Sidangoli Gam, Maluku Utara, Kamis 2 April 2026 | Dok. Warga.

Prioritastv.com, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026) pagi memicu terjadinya tsunami di sejumlah wilayah di Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat tsunami setinggi 0,3 meter terjadi di Halmahera Barat pada pukul 06.08 WITA dan 0,2 meter di Bitung pada pukul 06.15 WITA. Selain itu, tsunami juga terdeteksi di beberapa wilayah lain seperti Minahasa Utara, Belang, dan Sidangoli dengan ketinggian mencapai hingga 0,75 meter.

Baca Juga :  Fasilitas Intensif Anak, Bayi hingga Jantung RSUD-BM Diresmikan Bupati Tanggamus, Ini Pesannya

Peristiwa ini terjadi setelah gempa berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang pada pukul 05.48 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur, atau sekitar wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 62 kilometer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Detik-detik terjadinya tsunami sempat terekam warga dan beredar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat arus air laut di bibir pantai bergerak cukup kuat menyerupai pasang dengan kecepatan tinggi, meski tidak terlalu tinggi.

Baca Juga :  Dua Mahasiswi Unila Terseret Banjir Bandang Ditemukan Meninggal Dunia di Pulau Pasaran

Sejumlah warga bahkan tampak berkumpul di sekitar pantai untuk menyaksikan fenomena tersebut, khususnya di wilayah Sidangoli, Maluku Utara. Meski ketinggiannya relatif kecil, arus yang terjadi cukup deras dan berpotensi membahayakan.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa akibat gempa dan tsunami tersebut. Namun, dilaporkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta menjauhi wilayah pesisir sementara waktu, guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. (*)

Berita Terkait

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’
Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema
Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang
Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka
Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026
Bupati Tanggamus Beri Bantuan Korban Kebakaran Talang Padang dan Instruksikan OPD Lakukan Assessment
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Perjuangan Dua Perawat Puskesmas Martanda Tanggamus Dampingi Ibu Hamil Seberangi Lautan Demi Persalinan
Berita ini 20 kali dibaca
Avatar photo

Ubay

Ubay adalah kepala perwakilan Media Prioritastv.com di Jakarta Selatan, aktif meliput peristiwa nasional, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik.

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:18 WIB

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’

Minggu, 12 April 2026 - 14:41 WIB

Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema

Minggu, 12 April 2026 - 13:20 WIB

Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang

Minggu, 12 April 2026 - 10:18 WIB

Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:17 WIB

Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026

Berita Terbaru