Kepala Pusat Observatorium Astronomi ITERA Duga Benda Bercahaya di Langit Lampung adalah Sampah Antariksa

Pola gerak dan pecahan cahaya menjadi indikasi kuat benda tersebut adalah sampah antariksa yang masuk ke atmosfer Bumi.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Objek bercahaya di langit Lampung yang melintas disebut-sebut mirip meteor bahkan diduga rudal, Sabtu 4 April 2026, malam | ist/Media Prioritastv.com.

Objek bercahaya di langit Lampung yang melintas disebut-sebut mirip meteor bahkan diduga rudal, Sabtu 4 April 2026, malam | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Lampung – Fenomena benda bercahaya yang sempat menggegerkan warga di Lampung pada Sabtu malam (4/4/2026) mulai menemukan titik terang. Dari hasil analisis awal, objek yang melintas di langit tersebut diduga merupakan sampah antariksa atau space debris.

Kepala Pusat Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL), Annisa Novia Indra Putri, mengatakan dugaan tersebut berdasarkan pola pergerakan serta bentuk pecahan objek yang terlihat di langit.

“Dari analisis awal, kemungkinan itu space debris dari roket China jenis CZ-3B R/B. Hal ini dilihat dari gerakan dan pecahannya,” kata Annisa dalam rilis tertulis yang diterima Media Prioritastv.com.

Ia juga memastikan bahwa fenomena tersebut tidak berkaitan dengan kemunculan komet yang tengah ramai dibicarakan, yakni C/2026 A1 (MAPS).

“Posisi komet tersebut pada 4 April berada dekat matahari, sehingga kecil kemungkinan dapat terlihat dari Bumi, khususnya di wilayah Lampung,” ujarnya.

Annisa menjelaskan, sebagian besar sampah antariksa umumnya akan terbakar saat memasuki atmosfer Bumi. Oleh karena itu, fenomena tersebut umumnya tidak berbahaya bagi masyarakat.

“Tetapi bergantung pada ukurannya, namun biasanya tidak berbahaya karena sebagian besar sudah terbakar di atmosfer dan yang tersisa hanya serpihan kecil,” jelasnya.

Baca Juga :  Curi HP Tetangga di Dashboard Motor, Pemuda Kota Agung Barat Tanggamus Ditangkap di Belakang Rumah

Meski demikian, pihaknya masih melakukan analisis lanjutan untuk memastikan ukuran dan jenis objek yang melintas tersebut. “Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memastikan asal-usul pasti dari benda tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya, warga di sejumlah wilayah Lampung mengaku melihat benda bercahaya yang melintas di langit sekitar pukul 19.59 WIB. Objek tersebut tampak seperti serpihan yang berjumlah banyak dan bergerak hingga memicu kepanikan warga. (*)

Berita Terkait

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’
Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema
Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang
Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka
Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026
Bupati Tanggamus Beri Bantuan Korban Kebakaran Talang Padang dan Instruksikan OPD Lakukan Assessment
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Perjuangan Dua Perawat Puskesmas Martanda Tanggamus Dampingi Ibu Hamil Seberangi Lautan Demi Persalinan
Berita ini 184 kali dibaca
Avatar photo

Jumadi

Jumadi adalah Pemimpin Redaksi Media Prioritastv.com, Sertifikasi Wartawan Utama tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14808-LSPR/WU/DP/XI/2025/20/12/68

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:18 WIB

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’

Minggu, 12 April 2026 - 14:41 WIB

Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema

Minggu, 12 April 2026 - 13:20 WIB

Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang

Minggu, 12 April 2026 - 10:18 WIB

Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:17 WIB

Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026

Berita Terbaru