Pencarian Korban Hanyut di Pringsewu Masuk Hari Kedua, Tim SAR Perluas Penyisiran Sungai

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 22:58

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat menyusuri sungai Rantau Tijang, Pardasuka, Tanggamus, Senin 6 April 2026 | Dok. Kantor Pos SAR  Tanggamus.

Tim SAR Gabungan saat menyusuri sungai Rantau Tijang, Pardasuka, Tanggamus, Senin 6 April 2026 | Dok. Kantor Pos SAR Tanggamus.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu, Lampung, masih terus dilakukan. Memasuki hari kedua, Senin (6/4/2026), korban belum ditemukan dan tim SAR gabungan mulai memperluas area penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Korban diketahui bernama Riza Kurniawan (28), warga Desa Penengahan, Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran yang menikah dengan warga Pekon Rantau Tijang Kecamatan Pardasuka.

Pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Tanggamus, BPBD Pringsewu, TNI/Polri, Damkar, relawan, serta masyarakat setempat. Sejumlah peralatan juga dikerahkan untuk mendukung proses pencarian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Komandan Pos SAR Tanggamus, Tri Wardoyo, mengatakan pencarian pada hari kedua dilakukan dengan strategi yang lebih terarah.

“Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dengan menyisir titik-titik yang dicurigai, termasuk memperluas area pencarian ke hilir sungai. Namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan,” kata Tri Wardoyo.

Ia menjelaskan, dalam operasi hari kedua, tim SAR membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran sepanjang satu kilometer dari lokasi kejadian, sementara SRU kedua menyisir area lain hingga ke arah jembatan menuju Bendungan Way Mada.

“Meski pencarian dilakukan secara intensif menggunakan metode darat dan air, hingga sore hari hasilnya masih nihil,” jelasnya.

Operasi kemudian dihentikan sementara dan direncanakan akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan cakupan pencarian yang lebih luas.

Sebelumnya, korban yang biasa disapa Eza dilaporkan hilang pada Minggu (5/4/2026) sore saat hendak menyeberangi sungai sepulang dari sawah. Diduga, debit air yang tiba-tiba meningkat membuat arus menjadi deras hingga menyeret korban. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru