Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Informasi peristiwa longsor diduga terjadi di kawasan anak Gunung Tanggamus Provinsi Lampung, dengan laporan adanya sejumlah titik longsoran yang berpotensi membahayakan masyarakat sekitar, khususnya para petani dan warga yang tinggal di lereng gunung.
Informasi ini pertama kali mencuat dari media sosial pada Senin, 6 April 2026, di mana sejumlah warganet mengimbau agar masyarakat tidak mendekati area terdampak.
Dalam rekaman video yang beredar, terdengar suara seorang wanita yang menyebutkan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya diduga menjadi pemicu terjadinya longsor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini penampakan Gunung Tanggamus, tadi malam hujannya deras banget mengakibatkan gunung Tanggamus yang kecil longsor. Diperkirakan ada tiga titik, sekarang cuacanya sangat ekstrem,” ujar suara dalam video tersebut.
Terpisah, Ketua Koalisi Ormas Peduli Lingkungan dan Hutan (Koligan) Tanggamus Ari Barlian, mengatakan bahwa pihaknya juga mendengar adanya informasi awal terkait kejadian tersebut dan menyebutkan berdasarkan keterangan warga, dugaan lokasi longsor berada di kawasan Simpang Rimba yang lintasannya melalui Gunung Batu, wilayah Sumberejo, Kabupaten Tanggamus.
Meski begitu, pihaknya akan memeriksa langsung ke lokasi dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, sehingga informasi dapat terang sesuai faktanya.
“Untuk sementara, informasi yang kami terima lokasi berada di Simpang Rimba masuk melalui Gunung Batu Sumberejo Tanggamus. Wilayah tersebut diduga sebagian kawasan hutan. Untuk lebih detail, kami akan mengecek langsung ke lokasi dan melaporkannya ke KPH Kota Agung Utara sebab area tersebut masuk zona inti,” tegas Ari.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerusakan yang ditimbulkan dan terus dihimpun keterangan pihak berwenang soal hutan kawasan. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







