Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Duka mendalam menyelimuti sebuah keluarga di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Di tengah persiapan hari bahagia, seorang ibu bernama Yuni Mardiatun harus berpulang lebih dahulu akibat kecelakaan lalue lintas yang terjadi pada Selasa (7/4/2026). Beberapa hari menjelang pernikahan, sang anak, Rio, tetap melangsungkan akad yang telah direncanakan.
Namun suasana bahagia berubah menjadi pilu, lantaran prosesi sakral tersebut digelar di hadapan jenazah ibunda tercinta. Tangis keluarga dan kerabat mengiringi momen yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.
Kepala Dusun 4 Pekon Gadingrejo Utara, Wahyu Prasetyo, membenarkan bahwa video dan foto prosesi pernikahan yang beredar di media sosial tersebut memang terjadi di wilayahnya. Ia menyebut, peristiwa itu merupakan bagian dari rangkaian duka keluarga korban kecelakaan yang terjadi beberapa jam sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Benar. Akad tetap dilaksanakan karena sudah direncanakan sebelumnya, meski dalam suasana duka,” kata Wahyu, Rabu 8 April 2026.
Peristiwa ini pun menyita perhatian warga dan viral di media sosial. Banyak yang turut berduka atas kejadian tersebut, sekaligus mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Diketahui, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya di tikungan tajam Dusun Krandegan, Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo, sekitar pukul 12.30 WIB.
Insiden melibatkan mobil pick up Mitsubishi L300 BE 8122 YW yang dikemudikan Putra Ridho Pangestu (21), warga Bandar Lampung, dengan sepeda motor Honda Vario BE 4002 UH yang dikendarai Yuni Mardiatun (53), warga Gadingrejo Utara. Saat itu, korban membonceng dua penumpang, yakni Yeni Apriyani (43) dan Wagiyem (43).
Berdasarkan penyelidikan awal, mobil pick up melaju dari arah Pringsewu menuju Bandar Lampung. Setibanya di lokasi, kendaraan diduga hilang kendali hingga masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan.
Akibat kejadian tersebut, Yuni Mardiatun dan Yeni Apriyani meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis. Sementara Wagiyem mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Husada Pringsewu. (*)








