Puluhan Korban Kekerasan Seksual Terungkap, Ponpes di Pati Ditutup Sementara, Penyidikan Terus Berjalan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:12

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Massa dari Aliansi Masyarakat Pati untuk Demokrasi saat menggelar unjuk rasa di Ponpes Dholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah, Sabtu 2 Mei 2026 |

Massa dari Aliansi Masyarakat Pati untuk Demokrasi saat menggelar unjuk rasa di Ponpes Dholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah, Sabtu 2 Mei 2026 |

Prioritastv.com, Pati, Jawa Tengah – Perkembangan kasus dugaan kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, terus bergulir. Jumlah korban yang sebelumnya dilaporkan kini diperkirakan mencapai puluhan orang, sementara proses hukum terhadap tersangka pengasuh pondok masih terus didalami aparat kepolisian.

Kuasa hukum korban, Ali Yusron, menyebut jumlah korban diperkirakan mencapai 30 hingga 50 santriwati. “(Jumlah korban) 30 sampai 50 anak berdasarkan keterangan korban. Saya tangani satu korban, tapi peristiwa hukum menceritakan banyak korban. Satu membuka semua,” ujarnya, Selasa 5 Mei 2026.

Ia juga mengungkap bahwa dugaan peristiwa tersebut telah berlangsung sejak 2022 dan sempat dilaporkan pada 2024, namun tidak berlanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ali, tersangka diduga menggunakan doktrin menyesatkan dengan mengklaim dirinya sebagai sosok wali yang memiliki kemampuan di luar akal manusia.

“(Korban) harus ikut patuh jika ingin masuk surga, doktrinnya dia Waliyullah, mengaku wali Allah. Dia juga mengaku keturunan nabi,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan adanya dugaan intimidasi terhadap korban agar tidak melapor.

Kapolresta Pati, Jaka Wahyudi, menyampaikan bahwa tersangka telah resmi ditetapkan berdasarkan alat bukti yang cukup dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan.

“Penyidik sudah menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka pada tanggal 28 April kemarin,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kasus ini sempat ditangani pada 2024, namun terkendala karena adanya upaya penyelesaian secara kekeluargaan.

“Hari ini, kasus pencabulan ponpes, pemeriksaan tersangka. Kemarin berkas sudah dilengkapi sebelumnya juga diperiksa namun sebagai saksi,” lanjutnya.

Meski belum dilakukan penahanan, pihak kepolisian memastikan tersangka tidak akan melarikan diri dan proses penyidikan masih terus berjalan.

Sementara itu, Kementerian Agama mengambil langkah dengan menghentikan sementara operasional pondok pesantren tersebut, termasuk penyetopan penerimaan santri baru.

Direktur Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, menyatakan kebijakan ini dilakukan untuk mendukung proses hukum serta memastikan perlindungan terhadap santri. Para santri yang terdampak telah dipulangkan ke keluarga atau dialihkan ke lembaga lain.

Pemerintah memastikan hak pendidikan mereka tetap terpenuhi melalui berbagai skema, termasuk pembelajaran daring dan relokasi ke pesantren lain.

Diketahui, warga sebelumnya menggeruduk ponpes pada Sabtu (2/5) sebagai bentuk protes. Massa dari Aliansi Masyarakat Pati untuk Demokrasi (Aspirasi) memasang sejumlah poster kecaman di area ponpes. (Faisal)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru