Prioritastv.com, Lampung – Sebuah mobil Daihatsu Grand Max hangus terbakar di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, Rabu (29/7/2026) malam. Kendaraan tersebut diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM), sementara pengemudinya menghilang dan belum diketahui identitasnya.
Peristiwa itu menjadi perhatian publik setelah video kebakaran beredar luas di media sosial. Dalam narasi yang beredar, mobil tersebut disebut diduga membawa BBM hasil pengecoran sebelum akhirnya terbakar hebat di tengah jalan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.21 WIB. Sebanyak tiga unit armada dari Pos Siaga Tanjung Senang, Pos Siaga Labuhan Ratu, dan Mako Tendean langsung diterjunkan ke lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Petugas langsung menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit armada dari Pos Siaga Tanjung Senang, Pos Siaga Labuhan Ratu, dan Mako Tendean. Kami tiba sekitar pukul 23.24 WIB,” kata Anthoni, Jumat 31 Juli 2026.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati satu unit Daihatsu Grand Max bernomor polisi BE 8047 AMI telah dilalap api. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 00.26 WIB.
“Objek yang terbakar satu unit mobil Daihatsu Grand Max. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting pada sistem pengapian kendaraan. Percikan api kemudian diduga menyambar tangki bahan bakar sehingga kobaran api dengan cepat membesar. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.
Anthoni juga mengungkapkan bahwa saat petugas tiba di lokasi, pengemudi kendaraan sudah tidak berada di tempat. Petugas juga tidak menemukan dokumen maupun identitas yang dapat mengarah kepada pemilik kendaraan.
“Pengemudi diduga langsung meninggalkan lokasi. Surat-surat kendaraan juga tidak ditemukan sehingga identitas pemilik maupun pengemudi masih belum diketahui,” ungkapnya.
Sebanyak 12 personel diterjunkan dalam proses pemadaman dengan menghabiskan dua tangki air. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta.
Sementara itu, terkait dugaan mobil mengangkut BBM hasil pengecoran sebagaimana narasi yang beredar di media sosial, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Dugaan tersebut masih didalami bersamaan dengan penyelidikan penyebab kebakaran. (*)

Jumadi adalah Pemimpin Redaksi Media Prioritastv.com, Sertifikasi Wartawan Utama tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14808-LSPR/WU/DP/XI/2025/20/12/68







