Plafon Plastik Biru Diduga Jadi Titik Awal Kebakaran Gudang Diamond Berkah di Wonosobo Tanggamus, Haji Oji Beberkan Kronologinya dan Kerugian

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:11

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto kebakaran gudang Diamond Berkah dan saat H. Oji menceritakan detik-detik kebakaran rumah yang disewanya untuk gudang, Sabtu 1 Agustus 2026 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Kolase foto kebakaran gudang Diamond Berkah dan saat H. Oji menceritakan detik-detik kebakaran rumah yang disewanya untuk gudang, Sabtu 1 Agustus 2026 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dugaan penyebab kebakaran gudang yang disewa owner Toko Swalayan Diamond Berkah di Pekon Banjar Negoro, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, menambah titik terang. Pemilik usaha, Khoirur Rozikin alias Haji Oji, mengungkapkan berdasarkan keterangan penjaga gudang, api diduga pertama kali muncul dari bagian plafon yang menggunakan plastik atau terpal biru sebelum akhirnya merembet ke dalam gudang dan membakar puluhan kasur yang disimpan di lokasi.

Haji Oji mengatakan, dirinya mengetahui kebakaran setelah dibangunkan warga sekitar yang berteriak meminta pertolongan pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat keluar rumah, kobaran api sudah membesar sehingga tidak memungkinkan lagi untuk dipadamkan secara mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekitar setengah satu malam ada tetangga manggil-manggil bilang kebakaran. Saya keluar dari gerbang, api sudah besar. Saya lihat ke lokasi apinya sudah besar sekali. Setelah itu saya pulang lagi karena ingat istri saya. Yang jelas istri saya syok,” ujar Haji Oji, Sabtu 1 Agustus 2026, siang.

Ia juga memastikan saat kebakaran terjadi gudang masih dijaga oleh dua orang karyawannya. Beruntung, keduanya berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Ada dua orang yang menjaga. Alhamdulillah semuanya selamat, tidak ada korban jiwa,” katanya.

Mengenai penyebab kebakaran, Haji Oji mengaku memperoleh informasi dari penjaga gudang yang melihat langsung awal munculnya api. Berdasarkan cerita tersebut, kobaran api diduga berasal dari bagian atas bangunan sebelum akhirnya jatuh ke barang-barang yang mudah terbakar.

“Yang jaga cerita, api datangnya dari atas. Di plafon itu ada plastik biru, lalu api menetes ke kasur yang ada di kamar. Dari situ api langsung membesar,” ungkapnya.

Haji Oji menjelaskan gudang yang terbakar bukan miliknya, melainkan rumah milik warga yang disewanya selama lima tahun. Bangunan tersebut baru sekitar satu tahun dimanfaatkan sebagai gudang penyimpanan barang dagangan untuk operasional dua gerai Diamond Berkah di Banjar Negoro dan Dadimulyo.

“Gudangnya bukan punya saya, saya kontrak lima tahun dan baru berjalan sekitar satu tahun,” jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, Haji Oji memperkirakan kerugian barang dagangan miliknya mencapai sekitar Rp30 juta. Meski demikian, sejumlah barang masih sempat diselamatkan sebelum api membesar. ” Masih ada yang bisa diselamatkan berupa 15 unit sepeda dan 2 motor penjaga. Kalau kerugian dagangan saya sekitar Rp30 juta,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko membenarkan bangunan yang terbakar merupakan rumah milik Yudha Herlambang yang disewa Haji Oji sebagai gudang penyimpanan barang dagangan. Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik pada instalasi di bagian plafon, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan Tim Identifikasi Polres Tanggamus.

Kapolsek juga menyebut total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta. Nilai tersebut merupakan akumulasi kerugian bangunan milik pemilik rumah dan barang-barang yang terbakar di dalam gudang, sedangkan kerugian barang milik Haji Oji sendiri diperkirakan sekitar Rp30 juta.

Sebelum kebakaran gudang tersebut, musibah serupa juga menimpa operasional Toko Swalayan Diamond Berkah. Pada 28 Juni 2026, Toko Swalayan Diamond Berkah 2 yang berada di Pekon Dadimulyo, Kecamatan Wonosobo, dilalap si jago merah dengan nilai kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, kebakaran saat itu juga diduga dipicu korsleting listrik. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru