Belum Ada Penanganan Darurat, Warga Negeri Ngarip Wonosobo Tanggamus Ancam Blokir Jalan Lintas Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:21

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto setengah jalan Jalinbar Tanggamus di Pekon Negeri Ngarip, Wonosobo yang tidak berfungsi akibat anjlok dan saat warga berusaha membuang material yang menutup aliran namun tidak berhasil, Minggu 2 Agustus 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Kolase foto setengah jalan Jalinbar Tanggamus di Pekon Negeri Ngarip, Wonosobo yang tidak berfungsi akibat anjlok dan saat warga berusaha membuang material yang menutup aliran namun tidak berhasil, Minggu 2 Agustus 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com | Tanggamus, Lampung – Warga Pekon Negeri Ngarip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, mengaku kecewa karena hingga Minggu (2/8/2026) belum ada penanganan darurat terhadap gorong-gorong ambrol di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) yang rusak akibat diterjang hujan deras. Bahkan, warga mengancam akan memblokir jalan apabila pemerintah tidak segera menurunkan alat berat untuk membuka saluran air yang tertutup material beton.

Salah seorang warga mengatakan, kondisi gorong-gorong yang ambrol masih sangat membahayakan. Menurutnya, jika hujan kembali turun dalam waktu dekat, air berpotensi kembali meluap karena saluran masih tertutup dan belum dapat difungsikan.

“Kalau belum ada tindakan juga, kami terpaksa blokir jalan. Kalau hujan lagi malam ini atau besok, itu bahaya. Yang kami minta bukan langsung dibangun, tapi dijebol dulu supaya air bisa mengalir,” kata warga setempat, Minggu 2 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, warga telah berupaya membuka saluran secara swadaya dengan memukul bagian cor yang ambruk. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena konstruksi gorong-gorong sangat kuat.

“Tadi sudah dipukul ramai-ramai, tetap tidak bisa jebol. Corannya keras, isinya semen dan batu. Kemarin sampah memang sempat disemprot menggunakan mobil pemadam kebakaran, tetapi material beton yang menutup saluran tidak bisa dibuka tanpa alat berat,” katanya.

Menurut warga, sebelumnya sejumlah petugas dari instansi terkait telah datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengukuran kondisi gorong-gorong. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut berupa pengerahan alat berat.

“Kalau bisa besok siang alat berat sudah turun. Pembangunan permanen belakangan tidak masalah, bahkan tahun depan pun tidak apa-apa. Yang penting sekarang air jangan sampai tertahan lagi,” tegasnya.

Terpisah, Kakon Negeri Ngarip, Suhaili mengungkapkan, kerusakan di lokasi tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Selama ini hanya dipasang rambu peringatan, sementara kondisi badan jalan terus mengalami penurunan dan telah beberapa kali menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Korban sudah banyak. Motor sering jatuh, mobil juga beberapa kali menghantam bagian jalan yang amblas. Bahkan ada truk bermuatan kayu sampai patah as karena tidak mengetahui kondisi jalan. Hal ini juga sudah pernah kami laporkan ke pihak kecamatan,” kata Suhaili.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kecamatan Wonosobo pada Sabtu (1/8/2026) malam menyebabkan pondasi gorong-gorong di Jalan Lintas Barat Pekon Negeri Ngarip ambrol setelah tergerus derasnya arus air.

Material gorong-gorong yang runtuh menutup saluran sehingga air meluap ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas, selain itu 3 rumah warga tergenang banjir hingga ketinggian setengah meter. Hingga dinihari tadi, petugas kepolisian melakukan pengamanan lokasi guna menghindari kecelakaan maupun monitoring debit air. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru