Prioritastv.com, Jawa Timur – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali memperbarui data korban kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II yang melayani rute Surabaya–Makassar. Berdasarkan data manifes, kapal tersebut mengangkut 271 orang, terdiri dari 232 penumpang dan 39 awak kapal. Hingga Selasa (4/8/2026), 238 orang berhasil dievakuasi, diantaranya 233 selamat sementara 5 orang dinyatakan meninggal dunia. Operasi pencarian terhadap korban lainnya masih terus berlangsung.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan jumlah korban yang berhasil dievakuasi bertambah dibandingkan data sebelumnya yang mencatat 233 orang.
“Kalau kemarin kita sampaikan 233, total update sekarang 238 korban,” kata Syafii di Posko Terpadu Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (4/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Syafii menjelaskan, dari total korban yang telah dievakuasi tersebut, sebanyak 62 orang masih dalam perjalanan menuju Surabaya setelah sebelumnya dievakuasi sementara di Pulau Masalembu.
“Dengan rincian terakhir bahwa yang masih dalam perjalanan ada 62 korban yang kita evakuasi dari Pulau Masalembu menuju ke Surabaya,” ujarnya.
Ia mengatakan kapal yang mengangkut puluhan korban itu semula diperkirakan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Namun kondisi ombak yang tinggi menyebabkan perjalanan mengalami keterlambatan sekitar dua hingga tiga jam.
“Yang kita perkirakan bahwa kapal ini akan sampai jam 10.00 WIB sampai jam 11.00 WIB ternyata karena kondisi ombak sehingga perjalanan akan memakan waktu kurang lebih delay sampai 2-3 jam,” jelasnya.
Meski jumlah korban yang dievakuasi terus bertambah, Basarnas memastikan operasi pencarian di lokasi kebakaran yang terjadi di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih terus dilakukan.
“Operasi pencarian tetap kita laksanakan. Ada KN SAR 249 Permadi dari Basarnas Surabaya masih melaksanakan operasi. Tentunya operasi akan disesuaikan dengan konsep operasi yang dikeluarkan oleh Basarnas Command Center yang ada di kantor pusat,” kata Syafii.
Terkait penghentian operasi, Basarnas masih melakukan pencocokan data korban dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta pihak perusahaan pelayaran selaku pemilik kapal.
“Dari hasil evakuasi korban yang telah terevakuasi nanti akan kita cross-check data itu kepada pihak KSOP dan juga dari owner,” ujarnya.
Syafii menegaskan operasi pencarian baru akan dihentikan apabila seluruh korban telah dipastikan berhasil dievakuasi sesuai data manifes.
“Kalau semuanya yang kita harapkan adalah sesuai bahwa seluruh korban telah terevakuasi, tentunya operasi akan segera kita hentikan,” tegasnya.
Meski hingga kini belum ada laporan resmi dari keluarga mengenai korban yang hilang, Basarnas tetap melanjutkan operasi pencarian untuk memastikan seluruh penumpang berhasil ditemukan.
“Saya sampaikan bahwa seluruh korban yang terevakuasi ini rencana akan kita konfirmasikan kepada KSOP maupun kepada dari owner. Kalau semua data itu sudah sesuai, tentunya dengan cepat operasi bisa kita selesaikan,” pungkasnya.
Identitas Korban Meninggal Dunia
Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur telah berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang ditemukan pada Minggu (2/8) hingga Senin (3/8/2026).
Adapun lima korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi yakni: Sri Indratmo Wijaya (47), laki-laki, warga Dukuh Lungguh, Mojoagung, Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Siti Fatimah (57), perempuan, warga Jalan Sultan Abdullah 2, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Sari Sukoco (39), laki-laki, warga Jalan Kawi, Sidorejo, Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Rino Eka Putra (48), laki-laki, warga Kampung Dalam No. 84, Jorong Tengah, Koto Sumpur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dan Yedi Hendrawan (63), laki-laki, warga Keruing, Selat Dalam, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim Kombes Pol Wahono Edhi P mengatakan seluruh jenazah diterima dalam lima kantong jenazah di RS Bhayangkara Surabaya dan berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari, data gigi, medis, visual, serta barang kepemilikan.
“Pada hari ini, Senin tanggal 3 Agustus 2026, telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap lima jenazah yang ditemukan pada hari Minggu 2 Agustus sampai dengan Senin 3 Agustus,” kata Wahono.
Ia menambahkan seluruh kantong jenazah yang diterima telah berhasil diidentifikasi. “Sampai dengan hari ini, tim gabungan yang kami sebutkan tadi telah berhasil mengidentifikasi dari keseluruhan lima kantong jenazah yang diserahkan kepada kami,” tandasnya.
Hingga kini, tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi di lokasi kebakaran untuk memastikan seluruh korban berhasil ditemukan. Basarnas menegaskan operasi baru akan dihentikan setelah seluruh data korban selesai diverifikasi dan dipastikan sesuai dengan data manifes kapal.
Diketahui, kebakaran hebat melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar di perairan utara Madura, Minggu (2/8/2026). Insiden tersebut memicu operasi penyelamatan besar-besaran setelah nakhoda kapal dilaporkan hilang kontak usai mengirimkan informasi darurat kepada pihak perusahaan. (*)

Jumadi adalah Pemimpin Redaksi Media Prioritastv.com, Sertifikasi Wartawan Utama tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14808-LSPR/WU/DP/XI/2025/20/12/68







