Prioritastv.com, Sidoarjo, Jawa Timur – Kabar duka datang dari dunia hukum Indonesia. Lawyer senior yang juga pendiri akun advokasi publik “No Viral No Justice”, H. M. Sholeh, SH, atau yang akrab disapa Cak Soleh, meninggal dunia pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Informasi wafatnya Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin tersebut disampaikan oleh pihak keluarga melalui H. Mamad atau Kaji Mamad di Grup WhatsApp Suara Masyarakat Sidoarjo (SMS). Dalam pesan yang beredar disebutkan, almarhum telah berpulang ke rahmatullah dan akan dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin.
Kabar duka tersebut juga dibenarkan oleh istri almarhum, Ana. Ia sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama hidup Cak Soleh pernah memiliki kesalahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Betul, suami saya meninggal. Mohon maaf kalau ada kesalahan dari suami saya,” ujar Ana, Jumat (7/8/2026) pagi.
Ana menjelaskan, Cak Soleh telah berjuang melawan penyakit autoimun selama kurang lebih lima tahun. Kondisinya kemudian memburuk hingga harus menjalani perawatan di RS Siloam selama sekitar 20 hari sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
“Jam 3 pagi meninggalnya. Dirawat di RS Siloam. Sakit autoimun, sudah lima tahun sakitnya. Di rumah sakitnya sudah 20 hari,” katanya.
Semasa hidupnya, Cak Soleh dikenal sebagai salah satu lawyer senior di Jawa Timur yang banyak menangani berbagai perkara. Namanya semakin dikenal masyarakat setelah mendirikan akun advokasi publik “No Viral No Justice”, yang kerap menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat terkait persoalan hukum, pelayanan publik, dan pencarian keadilan.
Ia menambahkan, jenazah Cak Soleh akan dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pasalnya, selain berkiprah sebagai advokat, almarhum juga mengemban amanah sebagai Wakil Pengasuh di pondok pesantren tersebut.
“Akan dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin, Prigen, Pasuruan,” tutupnya.
Kepergian Cak Soleh sontak mengundang duka dari berbagai kalangan. Ucapan belasungkawa mengalir dari sahabat, aktivis, praktisi hukum, hingga masyarakat yang mengenal sosoknya. Salah satunya datang dari tokoh pergerakan Sidoarjo, Nadia Bafaqih, yang menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya Cak Soleh.
Kepergian Cak Soleh menjadi kehilangan bagi dunia hukum. Sosoknya dikenang sebagai lawyer senior yang vokal memperjuangkan keadilan dan memberikan advokasi kepada masyarakat. (Dekki)

Jumadi adalah Pemimpin Redaksi Media Prioritastv.com, Sertifikasi Wartawan Utama tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14808-LSPR/WU/DP/XI/2025/20/12/68







