Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Seorang warga berinisial RS diduga mengamuk dan melakukan penganiayaan terhadap warga lainnya di Pekon Kagungan, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus. Informasi mengenai peristiwa tersebut beredar melalui akun Instagram Kodim 0424/Tanggamus.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 07.15 WIB. RS disebut tiba-tiba mengamuk dan merusak dua rumah warga. Saat seorang warga bernama Ashandi (57) berupaya menenangkan pelaku, korban justru diduga diserang menggunakan senjata tajam. Informasi itu juga dibenarkan anggota Intel Kodim Aslami dan Wahrun saat dikonfirmasi yang menyebutkan peristiwa terjadi seminggu lalu.
Dalam informasi yang beredar, penanganan peristiwa tersebut melibatkan Babinsa Koramil 424-03/Kotaagung, Sertu Ahmad Irwandi, yang bersama personel Polres Tanggamus dan Polsek Kota Agung membantu mengamankan situasi setelah terjadi dugaan penganiayaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Akibat serangan tersebut, Ashandi mengalami luka bacok pada bagian kepala sebelah kiri. Warga yang berada di lokasi kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Batin Mangunang untuk mendapatkan penanganan medis,” tulis unggahan di Instagram Kodim 0424 Tanggamus dikutip Sabtu 8 Agustus 2026.
Dalam penjelasan postingan, setelah mendapat laporan kejadian, sekitar pukul 07.30 WIB Babinsa Sertu Ahmad Irwandi bersama personel kepolisian bergerak menuju lokasi. Petugas melakukan pengamanan untuk mencegah situasi semakin meluas sekaligus menenangkan warga.
Sekitar pukul 09.00 WIB, terduga pelaku berhasil diamankan. Selanjutnya, RS. dibawa ke RSUD Batin Mangunang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Korban diketahui mendapatkan 15 jahitan pada bagian kepala akibat luka yang dialaminya. Setelah mendapat perawatan medis, kondisi korban dilaporkan sadar dan menjalani rawat jalan.
Selain korban terluka, dua rumah warga juga mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut berupa kaca rumah yang pecah akibat lemparan batu.
“Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, RS diduga mengalami gangguan kejiwaan. Namun, kondisi tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. Penanganan terhadap terduga pelaku selanjutnya diserahkan kepada aparat yang berwenang,” jelasnya.
Babinsa Koramil 424-03/Kotaagung mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. “Masyarakat diminta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat yang berwenang,” tutup postingan tersebut.
Terpisah, Apriyanda, anak korban, menyampaikan bahwa kondisi ayahnya saat ini mulai membaik. Menurutnya, korban telah selesai menjalani perawatan dan sudah diperbolehkan pulang dari RS Abdul Moeloek, Bandar Lampung. “Kabarnya hari ini korban/ bapak, sudah mulai membaik dan sudah pulang dari RS Abdul Moeloek,” kata Apriyanda melalui chat instan. (*)

Zulkarnain adalah Wakabiro Provinsi Lampung, Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Provinsi Lampung.







