Gelombang Tinggi Terjang Kota Agung Tanggamus, Sejumlah Perahu Nelayan Rusak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:19

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan saat bergotong royong mengevakuasi perahu yang rusak diterjang gelombang tinggi, Rabu 12 Agustus 2026 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Nelayan saat bergotong royong mengevakuasi perahu yang rusak diterjang gelombang tinggi, Rabu 12 Agustus 2026 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Gelombang tinggi disertai angin kencang melanda kawasan pesisir Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan aktivitas di Pelabuhan Kota Agung sementara tidak difungsikan pada Selasa (11/8/2026).

Gelombang tinggi di kawasan Teluk Semaka mulai menghantam area dermaga dengan cukup kuat sejak sekitar pukul 04.00 WIB. Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Agung hingga pesisir Pantai Kapuran, Kelurahan Pasar Madang.

Sejumlah perahu nelayan yang berada di sekitar pesisir dilaporkan mengalami kerusakan setelah dihantam gelombang besar. Salah seorang nelayan asal Kapuran, Dedi Supardi, mengatakan perahunya rusak setelah tali pengikat putus akibat dihantam ombak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dedi, saat kejadian tidak ada orang di dalam perahu. Ia bersama nelayan lainnya kemudian berupaya membantu, namun kondisi perahu sudah tidak dapat diselamatkan. “Terkena ombak besar, talinya putus. Waktu itu tidak ada orang di perahu,” kata Dedi, Rabu 12 Agustus 2026.

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanggamus, Acok Daeng Masiga, mengatakan gelombang besar di kawasan tersebut bukan merupakan kejadian yang sepenuhnya baru.

Menurutnya, kondisi serupa hampir terjadi setiap bulan dan dipengaruhi kondisi bulan serta pasang surut perairan. “Memang itu ombak rutin tiap bulan. Hampir setiap bulan ada ombak besar,” kata Acok.

Ia menyebut dalam kondisi gelombang tinggi, terkadang terdapat satu atau dua perahu yang terbalik atau mengalami kerusakan. Meski demikian, hingga saat ini tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Kami mengimbau para nelayan meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melaut ketika kondisi gelombang dan angin membahayakan,” imbaunya. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru