Prioritastv.com, Lampung – Sebuah mobil pickup jenis Daihatsu Grand Max terbakar di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24 345 23 Negeri Baru, Simpang Empat, Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar. Dalam rekaman terlihat kobaran api membesar dan melalap bagian mobil pickup Grand Max yang diduga sedang mengantre untuk melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Api tampak berkobar hebat disertai kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi.
Suasana di sekitar lokasi terdengar panik. Perekam video terdengar beberapa kali memperingatkan kondisi panas akibat kobaran api yang semakin besar. “Oh panasnya, woi, panas woi,” terdengar suara dalam rekaman tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak lama kemudian, dalam video juga terdengar kepanikan ketika mobil tersebut disebut mengalami ledakan. Perekam bahkan menyebut terdengar dua kali ledakan dari kendaraan yang terbakar. “Oi, meledak ya… dua kali meledak,” ujar suara dalam video.
Petugas administrasi SPBU, EN, mengatakan api sudah membesar saat dirinya menuju lokasi kejadian. Menurutnya, sopir kendaraan sempat terbakar di dalam mobil sebelum berhasil keluar dan kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
“Pas kejadian saya langsung ke bawah dan api sudah membesar. Jadi sebelum sopir keluar dari mobil, dia sendiri sudah terbakar di dalam mobil. Korban sendiri berjenis laki-laki dan kini sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat,” kata EN.
Sementara itu, salah satu pengurus SPBU 24 345 23 Simpang Empat Negeri Baru, FR, mengaku tidak melihat langsung awal kejadian karena saat peristiwa berlangsung dirinya masih melaksanakan salat Jumat. Setelah selesai salat, ia melihat asap membumbung tinggi dan langsung menuju SPBU.
“Saya tidak melihat jelas saat kejadian, karena saya masih melakukan salat Jumat. Setelah selesai salat saya melihat asap yang membumbung tinggi dan langsung berlari menuju SPBU, dan saya lihat api pun sudah padam,” kata FR.
Dalam video lainnya, api tampak berhasil dipadamkan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Setelah api mulai padam, satu unit kendaraan pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Way Kanan tiba di lokasi untuk memastikan api benar-benar telah padam dan kondisi aman.
Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, berdasarkan dugaan awal, api diduga berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek pada sistem kelistrikan kendaraan. Dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Tidak ada informasi mengenai kerusakan pada fasilitas SPBU akibat kejadian tersebut. Namun, setelah kebakaran, aktivitas SPBU 24 345 23 ditutup sementara hingga situasi dinyatakan benar-benar kondusif dan dipastikan aman untuk kembali beroperasi.
Hingga berita ini diturunkan, identitas sopir serta kondisi terkini korban yang dilarikan ke rumah sakit belum diketahui secara pasti. Penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan pihak terkait untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta memastikan seluruh aspek keselamatan di lokasi. (*)
Saripudin, S.Kom, M.H. adalah Wartawan yang Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik.







