Penusuk Petani Mesuji hingga Meninggal Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kebun Singkong

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:46

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto saat polisi mengevakuasi jenazah korban di kebun singkong,  Minggu 16 Agustus 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Kolase foto saat polisi mengevakuasi jenazah korban di kebun singkong, Minggu 16 Agustus 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com | Mesuji, Lampung – Pria yang diduga menusuk seorang petani hingga meninggal dunia di kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung, ditemukan tewas dengan sejumlah luka tembak, Minggu (16/8/2026).

Pria tersebut diketahui bernama Karmeli alias Kilek. Ia ditemukan tidak bernyawa di areal perkebunan singkong kawasan Permukiman Paguyuban Register 45, Kecamatan Mesuji Timur, sehari setelah Lison meninggal dunia akibat luka tusuk.

Informasi yang dihimpun, rangkaian peristiwa bermula pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, ketika Suprih pulang bekerja. Saat itu, Suprih terlibat persoalan dengan Marila terkait kepulangannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suprih kemudian meminta Lison datang untuk menjelaskan bahwa dirinya masih menunggu pembayaran pekerjaan mencabut singkong. Lison lalu mendatangi rumah Suprih di kawasan Paguyuban Register 45.

Saat berada di teras rumah, Lison bertemu Karmeli. Karmeli kemudian menanyakan alasan Lison mencari Marila.

Tak lama kemudian, Marila yang berada di dalam rumah mendengar Lison berteriak meminta pertolongan. Lison disebut meminta Marila menolongnya karena telah ditusuk Karmeli.

Marila kemudian keluar rumah. Namun, Karmeli diduga sempat menghalanginya, menampar kepala Marila dan mengancamnya. Marila tetap berusaha memberikan pertolongan.

Saat itu, Marila melihat Lison mengalami luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri.

Suprih kemudian datang. Bersama warga, Lison dibawa menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, kondisi korban memburuk saat dalam perjalanan.

Lison sempat mengatakan kepada Suprih bahwa dirinya sudah tidak kuat. Tak lama kemudian, Lison terjatuh dari sepeda motor.

Suprih kemudian meminta bantuan keluarga Lison. Namun, ketika keluarga tiba, korban sudah meninggal dunia.

Kematian Lison membuat pihak keluarga mencari Karmeli yang diduga sebagai orang yang menusuk korban. Pencarian dilakukan sejak dini hari hingga Minggu (16/8/2026).

Sekitar pukul 10.00 WIB, keluarga korban memperoleh informasi mengenai keberadaan Karmeli. Polisi kemudian ikut melakukan pencarian.

Sekitar pukul 10.30 WIB, Karmeli ditemukan di areal perkebunan singkong kawasan Permukiman Paguyuban Register 45.

Saat ditemukan, Karmeli sudah tidak bernyawa dalam posisi telungkup. Polisi juga menemukan sebilah pisau masih berada di tangan kanannya.

Pisau tersebut memiliki gagang berwarna cokelat. Sementara tangan kiri Karmeli memegang sarung pisau berbahan kayu.

Pada tubuh Karmeli ditemukan sejumlah luka tembak, termasuk pada bagian kepala dan dada.

Jenazah Karmeli kemudian dibawa ke RS Ragab Begawei Caram untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, Karmeli ditemukan dengan luka tembak pada sejumlah bagian tubuh, termasuk kepala dan dada.

“Benar, pagi tadi kami mendapatkan laporan pelaku pembunuhan korban Lison ini juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ada luka tembak di kepala dan dadanya,” kata Firdaus, Minggu (16/8/2026)

Kapolres menyebut, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan mengamankan sejumlah barang bukti.

“Tim sudah melakukan olah TKP awal di lokasi kejadian sebelum membawa jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan visum,” ujar Firdaus.

Sementara itu, identitas orang yang menembak Karmeli hingga kini belum diketahui. Polisi masih mendalami motif dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan pria tersebut meninggal dunia.

“Kami menduga ini berkaitan atas peristiwa penganiayaan yang dilakukan olehnya yang menyebabkan korban Lison meninggal dunia. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” jelas Firdaus.

Ia menegaskan, pihaknya masih mendalami kronologi, motif, serta pihak yang terlibat dalam penembakan Karmeli.

“Untuk pelaku penembakan masih dalam penyelidikan. Kami akan mengungkap secara jelas siapa yang melakukan dan bagaimana rangkaian peristiwanya,” ujarnya.

Dengan demikian, polisi kini menangani dua rangkaian kematian yang diduga saling berkaitan, yakni penusukan Lison hingga meninggal dunia dan penembakan Karmeli yang juga berakhir dengan kematian.

Sementara itu, jenazah Lison telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. “Sudah di rumah duka untuk proses pemakaman,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru