Prioritastv.com, Lampung – Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi semangat bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempercepat perbaikan dan preservasi ruas Jalan Pringsewu-Kalirejo Lampung Tengah atau Link 033 yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat. Pekerjaan jalan tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan Oktober 2026.
Ruas Jalan Pringsewu-Kalirejo yang ditangani memiliki panjang total 16,392 kilometer. Pada tahun 2026, penanganan dilakukan dengan konstruksi rigid pavement atau perkerasan beton sepanjang 2,7 kilometer dan mulai dikerjakan sejak Mei 2026.
Saat ini, pekerjaan rigid pavement masih berlangsung pada salah satu sisi badan jalan. Kondisi tersebut membuat arus kendaraan diberlakukan dengan sistem buka-tutup agar proses konstruksi tetap berjalan sekaligus menjaga akses bagi pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengguna jalan harus bergantian melintasi ruas yang sedang dikerjakan. Pemerintah menargetkan pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu oleh pengaturan lalu lintas selama proses pembangunan.
Bagi masyarakat sekitar, perbaikan jalan tersebut dinilai sangat penting karena kondisi sebelumnya di sejumlah titik, terutama kawasan tanjakan, kerap menyulitkan pengguna jalan dan bahkan beberapa kali terjadi kecelakaan.
Perbaikan Jalan Pringsewu-Kalirejo diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan perjalanan, tetapi juga keselamatan pengguna jalan serta mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga telah meninjau langsung progres pekerjaan jalan di Desa Rejosari, Kabupaten Pringsewu, Jumat (14/8/2026). Dalam peninjauan tersebut, gubernur didampingi Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas.
“Tadi sudah lakukan pengecekan, insya Allah pertengahan Oktober sudah bisa selesai, biar warganya Pak Bupati Pringsewu bahagia,” kata Rahmat Mirzani Djausal dikutip Sabtu, 16 Agustus 2026.
Kepala Pekon Rejosari, Rasmin, mengatakan masyarakat sangat terbantu dengan adanya pembangunan tersebut.
“Di sini sering, di tanjakan, sering terjadi kecelakaan, ada korban beberapa kali. Jadi ini sudah dibangun, alhamdulillah. Walaupun belum selesai, insyaallah selesai ada manfaatnya untuk masyarakat umum,” ujar Rasmin.
Selain perbaikan badan jalan, pekerjaan juga mencakup pembangunan gorong-gorong yang dinilai penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya petani di kawasan sekitar.
“Di atas itu dibangun gorong-gorong. Jadi bukan hanya jalan-jalan saja, tapi untuk mendukung petani di atas sana, gorong-gorongnya sudah dibuat,” katanya.
Menurut Rasmin, pembangunan gorong-gorong sebelum penyelesaian pengecoran jalan menjadi bagian penting dari pekerjaan karena struktur jalan yang telah diperkeras nantinya akan menerima beban lebih besar.
“Infrastruktur pendukung seperti saluran air juga perlu disiapkan agar fungsi jalan dapat bertahan dengan baik,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas pembangunan ruas jalan tersebut.
“Terima kasih Pak Gub atas pembangunan yang sudah dilakukan di Kabupaten Pringsewu,” ujar Riyanto.
Dengan penyelesaian pekerjaan yang ditargetkan pada pertengahan Oktober 2026, masyarakat diharapkan dapat kembali menikmati akses jalan dengan kondisi yang lebih baik tanpa terganggu sistem buka-tutup lalu lintas selama proses konstruksi. (*)
Saripudin, S.Kom, M.H. adalah Wartawan yang Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik.







