Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tanggamus, Lampung, telah mencapai 54 persen atau melampaui target pemerintah pusat sebesar 46 persen. Capaian tersebut merupakan akumulasi pelaksanaan CKG yang dilakukan melalui 26 Puskesmas di wilayah Kabupaten Tanggamus.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanggamus dr. Herry Novrizal mengatakan, secara keseluruhan capaian CKG di Kabupaten Tanggamus telah berada di atas target yang ditetapkan pemerintah pusat untuk tahun berjalan.
“Capaian CKG kita untuk tahun ini sudah melebihi target, adapun target kementerian itu 46 persen, untuk tahun ini kita sudah mencapai angka 54 persen. Sebenarnya kita sudah melampaui target ini secara keseluruhan, meskipun memang masih ada wilayah Puskesmas yang di bawah itu,” kata Herry saat monitoring di Puskesmas Atar Brak, Kecamatan Limau, Rabu (2/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski capaian secara keseluruhan telah mencapai 54 persen, Dinkes Tanggamus masih menargetkan peningkatan cakupan pemeriksaan kesehatan gratis hingga 80 persen di seluruh Puskesmas pada tahun ini.
Menurut Herry, peningkatan capaian tersebut perlu dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan program CKG dengan mendatangi Puskesmas terdekat.
Ia menilai pemeriksaan kesehatan sejak dini sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang, termasuk menemukan penyakit yang belum menimbulkan gejala.
“Pemeriksaan CKG tersebut sangat penting sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mendeteksi penyakit sejak dini sehingga dapat memperpanjang usia,” terangnya.
Selain meningkatkan cakupan pemeriksaan, Dinkes Tanggamus juga memperkuat tata laksana pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang dari hasil pemeriksaan ditemukan memiliki penyakit atau faktor risiko tertentu.
Herry menyebut sejumlah penyakit yang menjadi perhatian dalam tata laksana pelayanan kesehatan di antaranya hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke hingga kanker. Pasien yang ditemukan mengalami masalah kesehatan akan mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi masing-masing.
“Untuk tata laksana kesehatan masyarakat kita targetkan 100 persen. Jadi kalau ada pasien ditemukan hipertensi, diabetes, jantung, stroke ataupun kanker, semuanya ada tata laksananya dan semuanya harus diinput di aplikasi tata laksana,” jelasnya.
Ia menambahkan, penguatan tata laksana tersebut tidak hanya bertujuan memastikan pasien mendapatkan penanganan, tetapi juga memastikan setiap temuan dari pelayanan kesehatan tercatat dan dapat ditindaklanjuti melalui sistem yang telah disediakan.
Herry mengungkapkan, berdasarkan capaian pada Agustus 2026, tata laksana pelayanan kesehatan Kabupaten Tanggamus menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung.
“Adapun capaian tata laksana pelayanan kesehatan Tanggamus pada Agustus menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung,” tandasnya. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







