Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Selimuti Pringsewu, Mata Warga Perih dan Pandangan Pengendara Terganggu

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 20:22

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan Abu Vulkanik Pringsewu.

Hujan Abu Vulkanik Pringsewu.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung, Sabtu (5/9/2026) sore. Abu vulkanik mulai dirasakan warga sekitar pukul 16.00 WIB. Hingga malam hari, sekitar pukul 19.53 WIB, debu halus masih terasa di sejumlah lokasi dan beterbangan terbawa angin.

Kondisi tersebut membuat pandangan sejumlah pengendara terganggu. Debu vulkanik yang berada di udara membuat suasana di beberapa ruas jalan tampak berkabut tipis sehingga pengguna jalan harus lebih berhati-hati.

Tidak hanya pengendara, warga yang berada di luar rumah juga merasakan dampaknya. Abu vulkanik yang terbawa angin mengenai wajah dan masuk ke mata hingga menyebabkan rasa perih dan tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga Pringsewu, Ahmad (26), mengatakan dirinya merasakan langsung paparan abu vulkanik tersebut ketika berada di luar rumah.

“Badan saya terasa seperti dihujani debu. Debunya halus dan entah dari mana datangnya,” ujar Ahmad, Sabtu malam.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas warga, terutama masyarakat yang masih berada di luar rumah. Sejumlah warga kemudian memilih mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Warga juga mulai menggunakan masker untuk mengurangi paparan abu vulkanik, terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah. Pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan karena abu yang beterbangan dapat mengganggu jarak pandang.

Sebelumnya, Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Rioboniek Situmorang, mengatakan Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi menerus sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB hingga laporan dibuat.

Berdasarkan pemantauan, erupsi tercatat pada pukul 22.03 WIB, 22.11 WIB, 22.42 WIB, 22.53 WIB dan 23.07 WIB. Aktivitas kembali tercatat pada Sabtu pukul 00.01 WIB, dengan visual letusan tidak teramati namun aktivitas erupsi masih berlangsung.

Pada Jumat pagi, erupsi Gunung Anak Krakatau juga tercatat pada pukul 04.11 WIB, 04.19 WIB, 04.28 WIB dan 05.46 WIB. Pada pukul 05.46 WIB, kolom abu teramati mencapai sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 457 meter di atas permukaan laut dan bergerak ke arah barat serta barat laut.

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih berlangsung hingga Sabtu (5/9/2026) malam. Suara dentuman dan gemuruh akibat aktivitas erupsi juga masih terdengar.

Berdasarkan pantauan para nelayan hingga pukul 18.30 WIB, Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan aktivitas erupsi. Dari pos pemantauan, terlihat kilatan api berwarna merah yang keluar dari kawasan Gunung Anak Krakatau.

Aktivitas tersebut menjadi tanda erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung hingga malam hari, sementara sebaran abu vulkanik telah dirasakan masyarakat di wilayah Pringsewu.

Masyarakat diimbau tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker serta melindungi mata dari paparan abu vulkanik. Pengendara juga diminta menyesuaikan kecepatan apabila jarak pandang terganggu. Perkembangan sebaran abu vulkanik dan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru