Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Kemacetan mengular hingga sekitar 2 kilometer terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Sabtu (5/9/2026) malam. Kepadatan kendaraan berpusat di sekitar SPBU Fajaresuk.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 20.03 WIB, arus lalu lintas dari kedua arah tampak tersendat. Kendaraan roda empat maupun sepeda motor harus bergerak perlahan karena ruang jalan semakin terbatas.
Kondisi tersebut dipicu antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU. Sejumlah kendaraan mengantre hingga berada di badan jalan sehingga kapasitas jalur utama berkurang dan arus lalu lintas tersendat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemacetan diketahui mulai terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan masih berlangsung hingga sekitar pukul 20.03 WIB. Sebagian pengendara kemudian memilih mencari jalur lain untuk menghindari titik kepadatan.
Namun, upaya tersebut tidak sepenuhnya efektif karena sejumlah akses alternatif ikut terdampak. Antrean kendaraan menutupi akses menuju kawasan dalam Pendopo Pringsewu.
Jalur menuju Rumah Sakit Wisma Rini juga mengalami hambatan. Begitu pula sejumlah akses menuju Rumah Sakit Harapan Bunda Pringsewu yang menjadi lebih sulit dilalui akibat kepadatan kendaraan di sekitar SPBU.
Kondisi itu membuat kendaraan dari kedua arah harus bergerak perlahan. Pengendara sepeda motor juga harus berhati-hati saat melintasi sela-sela kendaraan yang mengantre maupun kendaraan yang terjebak dalam kepadatan.
Situasi tersebut dinilai berpotensi menyulitkan kendaraan yang memiliki kepentingan mendesak, terutama kendaraan yang hendak menuju fasilitas pelayanan kesehatan.
Warga berharap penataan antrean di SPBU dapat dilakukan agar kendaraan tidak mengambil badan jalan. Rekayasa lalu lintas dan pemantauan pada sore hingga malam hari juga dinilai diperlukan untuk mengantisipasi kepadatan.
Salah seorang warga, Rozi (43), mengatakan kemacetan di kawasan tersebut cukup mengganggu masyarakat dan pengguna jalan.
“Kami berharap ada solusi, terutama bagaimana antrean kendaraan di SPBU ini bisa ditata sehingga tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” ujar Rozi, Sabtu malam.
Menurutnya, kondisi serupa bukan kali pertama terjadi dan kepadatan kerap muncul hampir setiap sore.
“Kalau kondisi seperti ini terus terjadi setiap sore, tentu sangat mengganggu. Kami berharap ada pengaturan lalu lintas dan solusi supaya kendaraan yang mengantre tidak menutup jalan,” tandasnya. (*)

Davit Segara adalah Wartawan Utama yang tersertifikasi di Dewan Pers Republik Indonesia. Redaktur Media Prioritastv.com yang bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14792-LSPR/WU/DP/XI/2025/16/06/80.







