Sekolah Daring di Lampung Diperpanjang hingga 10 September Imbas Abu Vulkanik

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 22:06

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konferesi Pers Pemprov Lampung terkait perkembangan terkini dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, Selasa 8 September 2026, malam.

Konferesi Pers Pemprov Lampung terkait perkembangan terkini dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, Selasa 8 September 2026, malam.

Prioritastv.com, Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung memperpanjang kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring atau online bagi seluruh jenjang satuan pendidikan hingga 10 September 2026. Kebijakan ini dilakukan menyusul perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan potensi paparan abu vulkanik di wilayah Lampung.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 100.3.4/14/V.01/2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Akibat Dampak Abu Vulkanik, yang ditetapkan di Bandar Lampung pada 8 September 2026.

Dalam surat edaran tersebut, KBM seluruh jenjang pendidikan mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB diperpanjang secara daring/online sampai dengan 10 September 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama proses pembelajaran daring, seluruh satuan pendidikan bertanggung jawab terhadap kebersihan kelas dan lingkungan sekolah dari dampak penyebaran abu vulkanik.

“Selama proses pembelajaran daring/online seluruh Satuan Pendidikan bertanggungjawab terhadap kebersihan kelas dan lingkungan sekolah dari dampak penyebaran abu vulkanik,” demikian bunyi surat edaran Gubernur Lampung.

Surat edaran itu juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Apabila terpaksa beraktivitas di luar ruangan, masyarakat diharapkan menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya sesuai standar protokol kesehatan.

“Kebijakan ini akan dievaluasi kembali secara berkala dengan memperhatikan data resmi dari otoritas yang berwenang,” demikian ditegaskan dalam surat edaran tersebut.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan, perubahan kebijakan tersebut dilakukan setelah adanya perkembangan terbaru aktivitas Gunung Anak Krakatau, terutama karena arah angin bergerak menuju wilayah Lampung sehingga potensi paparan abu vulkanik kembali menjadi perhatian.

“Karena ada perkembangan terbaru serta mempertimbangkan arah angin yang menuju Provinsi Lampung dan adanya potensi paparan abu vulkanik kembali, kami memutuskan kegiatan belajar mengajar pada Rabu dan Kamis tetap dilaksanakan secara daring,” kata Jihan dalam keterangan pers, Selasa malam.

Gunung Anak Krakatau hingga pukul 18.00 WIB masih berstatus Level III atau Siaga.

Jihan mengatakan, pemerintah terus memantau aktivitas gunung api tersebut melalui Pusdalops BPBD Lampung bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), BMKG, serta instansi terkait lainnya.

Selain erupsi pada sore hari, empat erupsi tercatat pada pagi hingga siang. Erupsi terjadi masing-masing pada pukul 05.35 WIB selama 15 detik, 05.34 WIB selama 10 detik, 07.49 WIB selama 19 detik, dan 11.34 WIB selama 17 detik.

Erupsi terakhir pada pukul 17.56 WIB memiliki amplitudo sekitar 54 milimeter pada seismogram dan berlangsung selama 31 detik.

“Yang menjadi perhatian kami adalah adanya erupsi susulan yang durasinya lebih panjang, kemudian arah anginnya menuju wilayah Lampung,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta menggunakan masker saat berada di luar ruangan, mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, serta menutup pintu, jendela dan ventilasi ketika terjadi paparan abu vulkanik.

Masyarakat juga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan, iritasi mata atau kulit.

“Yang terpenting, jangan melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif dan jangan mudah percaya informasi yang belum terverifikasi,” kata Jihan. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru