Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Aksi Camat Kota Agung Barat, Sarif Hidayat Bangsawan, turun langsung membersihkan lumpur di SDN 1 Pekon Belu, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, menjadi perhatian masyarakat.
Dalam video yang diunggah akun Maryani Muin, terlihat Sarif mengenakan pakaian dinas membersihkan bagian lantai dalam sekolah yang dipenuhi lumpur dan sisa genangan menggunakan alat pembersih untuk mendorong material tersebut.
Aksi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Sejumlah warga memuji kepedulian Sarif yang tidak hanya meninjau kondisi lokasi, tetapi ikut turun langsung membantu membersihkan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Visca Hepyana menuliskan, “Masya Allah sungguh luar biasa.. Pak Camat kham Jo, khadu gagah, perhatian khik buyun baccong, terjun lassung nulung masyarakat na.. Kereen.”
Bunda Rafha juga memberikan apresiasi, “Hebat pak camat terjun langsung bantu bersih² korban banjir.”
Sementara Doni Ario menulis, “Masya Alloh luar biasa pak camat, mantap pak teruslah menjadi pemimpin yang selalu Ada dan membantu rakyat, sangat terharu sekali pak.”
Amri Kham turut mendoakan Sarif agar selalu diberikan kesehatan dan umur panjang.
“Kalau berkah bagi mu pak camat khadu terjun langsung di masrakat mu, kalau sehat sll, panjang umur, selamat dunia akherat,” tulisnya.
Warga lainnya, Wulan Dari, juga menuliskan komentar singkat, “Rajin camat.”
Diketahui, banjir bandang akibat meluapnya Sungai Way Belu menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Kota Agung Barat pada Selasa (22/9/2026) dini hari pukul 02.00 WIB. Tanggul sungai dilaporkan jebol sekitar 200 meter dan menyebabkan ratusan kepala keluarga terdampak.
Tiga wilayah terdampak, yakni Pekon Negara Batin Pedukuhan Sinar Maju, Pekon Belu Dusun Suka Jadi, dan Pekon Teba Bunuk Pedukuhan Tungbeliung.
Di Pekon Negara Batin Pedukuhan Sinar Maju, sekitar 150 kepala keluarga terdampak. Sementara di Pekon Belu, sekitar 150 kepala keluarga terdampak setelah tanggul Way Belu jebol sepanjang kurang lebih 200 meter.
Banjir juga merendam SDN 1 Belu hingga dipenuhi lumpur dan menyebabkan pagar sekolah jebol sekitar 15 meter. Ketinggian air di sejumlah rumah warga diperkirakan mencapai 70 sentimeter, dengan pagar rumah warga roboh dan 10 rumah mengalami kerusakan. Sementara itu, sekitar lima hektare lahan persawahan di Pekon Teba Bunuk turut terendam. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







