Sekda Tanggamus Turun ke Lokasi Banjir Way Belu, Tanggul Darurat Segera Disiapkan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 10:33

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Tanggamus Suaidi didampingi Plt. Kadis PUPR, BPBD, Camat Kota Agung Barat, serta unsur terkait saat meninjau banjir di Pekon Belu dan Negara Batin, Rabu (23 September 2026) | Herdi/Media Prioritastv.com.

Sekda Tanggamus Suaidi didampingi Plt. Kadis PUPR, BPBD, Camat Kota Agung Barat, serta unsur terkait saat meninjau banjir di Pekon Belu dan Negara Batin, Rabu (23 September 2026) | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com | Tanggamus, Lampung – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus Suadi turun langsung meninjau lokasi banjir di wilayah Pekon Belu dan Negara Batin, Kecamatan Kotaagung Barat, Rabu (23/9/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi Sungai Way Belu dan titik tanggul yang sebelumnya jebol hingga menyebabkan banjir menggenangi rumah warga dan fasilitas umum, termasuk SDN 1 Belu.

Suadi meninjau lokasi bersama BPBD Tanggamus, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Satpol PP, Damkar, Polairud, aparat pekon serta Camat Kotaagung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita turun sama BPBD, sama Plt Kadis PU, kemudian ada juga Kasat Pol PP, dari Damkar, kemudian dari Airud, Kepala Pekon juga, Pak Camat Kotaagung Barat,” kata Suadi.

Menurut Suadi, pemerintah daerah perlu segera menentukan langkah penanganan setelah melihat langsung kondisi tanggul dan aliran Way Belu. Salah satu langkah cepat yang disiapkan adalah pembangunan tanggul darurat untuk mengantisipasi kemungkinan banjir kembali terjadi.

“Sementara mungkin, apakah nanti lewat BPBD ya, kita akan melakukan pembuatan tanggul darurat,” ujarnya.

Selain penanganan darurat, Pemkab Tanggamus juga tengah mengkaji penanganan permanen terhadap tanggul yang mengalami kerusakan. Opsi yang dipertimbangkan antara lain pembangunan bronjong atau penanggulan, namun pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan teknis dan kemampuan anggaran daerah.

“Ini masih kita pertimbangkan, apakah nanti akan dilakukan bronjong, apakah dengan penalutan. Tetapi ini memakan biaya besar juga,” jelas Suadi.

Ia mengatakan, terdapat titik di sekitar kebun kampung yang perlu segera ditangani karena berpotensi berdampak terhadap kawasan sekolah. Panjang titik yang dinilai perlu mendapat penanganan tersebut diperkirakan sekitar 70 meter.

Selain itu, terdapat bagian tanggul yang apabila tidak segera ditangani dapat mengancam lahan persawahan masyarakat. Suadi memperkirakan sekitar 50 hingga 70 hektare sawah berpotensi terdampak.

“Ini akan kita lapor pada Pak Bupati, dengan mempertimbangkan aspek pembiayaan. Apakah kita akan mengusulkan ke pusat atau seperti apa, kita melihat kemampuan keuangan kita juga dulu,” katanya.

Suadi juga meminta Dinas PU melakukan penghitungan teknis untuk menentukan bentuk penanganan yang paling sesuai. Hasil kajian tersebut nantinya menjadi bahan pembahasan pemerintah daerah dalam menentukan langkah berikutnya.

Di sisi lain, kondisi bagian hilir Sungai Way Belu juga menjadi perhatian Pemkab Tanggamus. Suadi menilai adanya pendangkalan di bagian hilir dapat memengaruhi kelancaran aliran air ketika debit sungai meningkat.

“Kalau di hilirnya tidak diperbaiki juga percuma. Ini kalau melihat dari sungai ini sudah sejajar dengan kebun, hampir sejajar. Pendangkalannya sudah luar biasa,” ungkapnya.

Menurutnya, penanganan harus mempertimbangkan kondisi sungai secara keseluruhan, bukan hanya pada titik tanggul yang berada di Belu. Jika bagian hilir mengalami pendangkalan, aliran air dapat terhambat dan berpotensi kembali meluap ketika hujan deras terjadi.

“Ini juga menjadi pertimbangan, tetapi ini tetap akan kita lakukan prioritas perbaikan karena memang berdampak kepada masyarakat di sekitar Belu ini, Negara Batin, dan juga terhadap sekolah,” tegas Suadi.

Suadi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun. Terlebih, aliran Way Belu juga dapat menerima kiriman air dari wilayah Lampung Barat. Koordinasi antara aparat pekon dan wilayah di bagian hulu dinilai penting untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

“Himbauan masyarakat supaya berhati-hatilah kalau ada hujan. Aparat pekon juga kontak-kontakan sama teman-teman yang di atas. Kalau terjadi hujan, supaya bisa segera mengantisipasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, banjir bandang yang menerjang empat pekon di Kecamatan Kotaagung Barat, Tanggamus, berdampak terhadap sedikitnya 350 kepala keluarga. Wilayah terdampak meliputi Pekon Belu, Negara Batin, Kanyangan dan Teba Bunuk.

Dampak banjir di antaranya tanggul Sungai Way Belu jebol sepanjang sekitar 200 meter, pagar SDN 1 Belu jebol sekitar 15 meter, serta 10 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Di Pekon Negara Batin, tiga rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Banjir turut berdampak terhadap sektor pertanian. Sekitar 50 hektare lahan perkebunan di Pekon Kanyangan terendam, sementara sekitar lima hektare lahan pertanian di Pekon Teba Bunuk terdampak banjir. Kondisi tanggul yang rusak juga dinilai berpotensi mengancam sekitar 50 hingga 70 hektare sawah warga apabila tidak segera ditangani.

Selain kerusakan permukiman dan lahan pertanian, SDN 1 Belu terdampak lumpur sehingga kegiatan belajar mengajar diliburkan selama dua hari dan dialihkan secara daring. Hingga saat ini belum ada laporan korban meninggal dunia, hilang maupun luka, sementara warga yang sempat terdampak telah kembali ke rumah setelah air surut. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru