Hunian Hijau Rejomulyo Kota Metro Diresmikan, KWT Seroja Didorong Mandiri dan Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 11:44

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Kota Metro – Program Hunian Hijau Masyarakat (H2M) di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, resmi diresmikan, Kamis, 24/9/2026. Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Metro mendorong agar program tersebut tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi berlanjut menjadi penggerak produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Program H2M merupakan kolaborasi Pemprov Lampung dan Pemkot Metro yang diarahkan untuk memperbaiki lingkungan hunian sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat. Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggandeng akademisi Universitas Bandar Lampung untuk memberikan pendampingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKP CK) Provinsi Lampung, Rahmanto, mengatakan keberlanjutan menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam pelaksanaan program di Rejomulyo.

“Alhamdulillah hari ini kami dari Dinas PKP CK Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro di Kelurahan Rejomulyo resmi meresmikan kegiatan Hunian Hijau Masyarakat,” kata Rahmanto.

Menurut dia, program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Karena itu, fasilitas yang diberikan diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan setelah program selesai.

“Harapan kami program ini berkelanjutan. Tidak sampai hari ini, tetapi selanjutnya masyarakat di Rejomulyo terus memberdayakan apa yang telah pemerintah berikan,” ujarnya.

Dalam program H2M, masyarakat memperoleh sejumlah dukungan berupa infrastruktur dan peralatan produksi, antara lain rumah tanam, fasilitas produksi, kultivator, peralatan pengolahan, kompor, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Fasilitas tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi Kelompok Wanita Tani (KWT) Seroja di Kelurahan Rejomulyo.

Rahmanto mengatakan keberhasilan program tidak cukup diukur dari pembangunan fasilitas maupun penyerahan bantuan. Pendampingan diperlukan agar masyarakat mampu mengelola fasilitas sekaligus meningkatkan kapasitas produksi secara mandiri.

“Di sini ada kunci, kita berkolaborasi dengan pihak pendidikan. Pascaprogram ini kami tetap membantu kemampuan masyarakat, terutama ibu-ibu KWT untuk meningkatkan produksinya,” kata dia.

Pendampingan juga mencakup aspek pemasaran. Kemampuan pemasaran digital akan diperkuat agar produk KWT Seroja dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kita tingkatkan lagi kapasitasnya, tentunya tidak hanya berhenti di hari ini. Terus kita kontrol, kita pantau juga. Kita sudah buat grup untuk koordinasi ke depannya,” ujarnya.

Menurut Rahmanto, dukungan Pemerintah Kota Metro diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program setelah pelaksanaan H2M berakhir. Kolaborasi antarpihak diharapkan membuat fasilitas yang telah diberikan tidak berhenti sebagai aset, tetapi berkembang menjadi kegiatan produktif masyarakat.

Pemprov Lampung juga berharap model pemberdayaan melalui H2M dapat dikembangkan di wilayah lain.

“Target ke depannya tentunya kami berharap agar program H2M ini terus berlanjut, menularkan semangat yang sama ke semua kota yang ada di Provinsi Lampung,” kata Rahmanto.

Dengan demikian, tantangan H2M Rejomulyo berikutnya bukan lagi sekadar menyediakan fasilitas. Program tersebut akan diuji dari kemampuan masyarakat, khususnya KWT Seroja, dalam mengelola fasilitas, meningkatkan produksi, memperluas pemasaran, dan menjaga kegiatan tetap berjalan setelah dukungan program berakhir. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru